Lewis Hamilton yakin akan bangkit kembali

hamilton Hak atas foto All Sport
Image caption Lewis Hamilton yakin bisa mengulangi prestasi menjadi juara dunia F1 2008

Lewis Hamilton mengatakan peluang untuk meraih gelar juara balap dunia Formula 1 masih terbuka walau kinerja McLaren belakangan terpuruk.

Hamilton ketinggalan 37 angka di belakang Fernando Alonso dari Ferrari yang berada di puncak klasemen sementara pembalap.

Hamilton dengan McLarennya tampil buruk di dua balapan terakhir, Valencia dan Silverstone.

''Saya merasa bisa melakukannya,'' kata Hamilton. ''Tentu saja kami seharusnya memenangkan lebih banyak lagi lomba, tapi ini baru grand prix ke 10 untuk tahun ini.''

''Perjalanan masih panjang. Kalau kami terus berusaha, semoga kami berhasil.''

McLaren perlu memperbaiki mobil mereka yang belakangan ketinggalan dari Ferrari dan Red Bulls.

Dan menjelang akhir GP Jerman akhir pekan ini di sirkuit Hockenheim, McLaren telah melakukan beberapa rancangan ulang mobil mereka.

''Semoga perbaikan itu akan membuat kami bisa bertarung kembali dengan yang lain," kata Hamilton. ''Yang jelas perbaikan membuat mobil menjadi lebih baik.''

Bertahan di McLaren?

Hamilton menjadi pusat perhatian di Hockenheim karena menjadi satu-satunya pembalap yang berpeluang berebut gelar juara namun belum memberikan ketegasan akan membalap untuk tim tertentu.

Alonso sudah akan bertahan di Ferrari hingga 2016, Mark Webber dan Sebastian Vettel sama-sama akan terus berada di Red Bull.

Hamilton mengisyaratkan akan tetap berada di McLaren yang ikut membinanya sejak berusia 13 tahun dan secara resmi menjadi pembalap utama mereka tahun 2009.

''Kalau Anda berada di posisi ini -dan baru pertama kali terjadi pada saya- Anda harus benar-benar hati-hati dan menimbang segala sesuatunya dua kali,'' katanya.

''Saya percaya sepenuhnya dengan tim ini layaknya keluarga. Saya telah berada disini sejak umur 13 tahun. Kalau harus pindah akan terasa sangat aneh.''

Ia mengaku seharusnya mendulang lebih banyak sukses. Tetapi ia menekankan bahwa McLaren mengalami masa sulit selama 10 hingga 15 tahun dan akan tiba waktunya ketika mereka bangkit kembali.

''Anda harus terus berharap, yakin bahwa ada rencana besar,'' tambahnya. ''Saya yakin Tuhan telah merancang rencana untuk saya. Hanya saya belum tahu saja.''

''Banyak sekali kejadian yang membuat saya bertanya-tanya, bagaimana mungkin ini terjadi pada saya.''

Hak atas foto AFP
Image caption Lotus menawarkan mobil yang lebih cepat tetapi dengan gaji yang lebih rendah

''Tapi hidup saya penuh dengan keberuntungan. Saya menikmati kehidupan saat ini, pengalaman yang menyenangkan. Bahkan pengalaman yang tak bagus masih bisa dinikmati karena membuat saya makin matang.''

''Ketika saya membuat keputusan yang salah, saya memperbaikinya dan membuat saya makin kuat.''

Lotus menggoda

Ketika ditanya apakah rencana Tuhan termasuk ia bertahan di McLaren sesudah musim balap tahun ini selesai, Hamilton tertawa dan mengatakan, ''Saya tidak tahu. Saya menanyakannya tiap hari, tetapi Dia belum menjawab. Akan saya kasih tahu anda nanti.''

Ada beberapa pilihan untuk Hamilton, antara lain spekulasi Mercedez kemungkinan mempunyai lowongan kalau Michael Schumacher memutuskan berhenti.

Lotus kemungkinan juga membutuhkan pembalap hanya saja secara finansial tidak seaman seperti Mercedez, Ferrari, McLaren, dan Red Bull.

Faktor penggodanya adalah mobil Lotus sepanjang tahun ini sangat kompetitif. Persoalannya maukah Hamilton potong gaji demi mengendarai mobil yang lebih kencang?

''Wah saya harus hati-hati menjawab ini karena akan bisa menurunkan harga tawar saya. Tetapi mobil yang cepat sejak dulu merupakan prioritas saya.''

Berita terkait