Pemain Arsenal dituduh hina Yahudi

Hak atas foto Getty
Image caption Emmanuel Frimpong didakwa melakukan tidak pantas melalui isi akun twitternya.

Pemain tengah Arsenal, Emmanuel Frimpong dituduh melakukan tindakan tidak pantas melalui komentar di akun twitternya yang dianggap melecehkan agama Yahudi.

Dalam pernyataan resminya, Asosiasi Sepak bola Inggris, FA, menyatakan, tindakan Frimpong itu termasuk perilaku tidak pantas yang mengarah pada persoalan etnis, ras atau agama.

Persoalan ini bermula ketika Frimpong menulis dalam akun twitternya yaitu meminta kepada orang-orang yang pergi ke gereja untuk mendoakan dirinya agar pulih dari cedera, Minggu (15/07) lalu.

Rupanya, tulisan ini mendapat komentar seseorang yang diduga adalah pendukung Tottenham Hotspur, klub asal London yang juga pesaing Arsenal.

“Kudoakan lengan dan kakimu patah,” begitulah komentarnya.

Menanggapi komentar ini, Frimpong lantas menulis dalam akun twitternya yang kemudian dianggap merendahkan agama Yahudi.

Atas perbuatannya itu Frimpong telah ditegur manajemen Arsenal dan pemain berusia 20 tahun itu kemudian menghapus komentarnya.

Tetapi FA tetap melayangkan dakwaan terhadap pemain tengah itu dan memberikan batas waktu kepadanya untuk menanggapi tuduhan itu pada 27 Juli pukul empat sore waktu setempat.

Terhadap dakwaan ini, manajemen Arsenal menyatakan, "Kami menyadari peringatan FA dan Emmanuel Frimpong telah diingatkan untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Emmanuel berjanji akan menanggapi tuduhan itu pada 27 Juli nanti.."

Berita terkait