Ika Yuliana Rochmawati gugur di panahan

Ika Yuliana Rochmawati Hak atas foto Reuters
Image caption Ika Yuliana Rochmawati kalah dari unggulan sembilan asal Rusia, Ksenia Perova.

Atlet panahan putri Indonesia, Ika Yuliana Rochmawati, gugur di babak perempat final karena kalah dari pemanah Rusia, Ksenia Perova, yang merupakan unggulan kesembilan di Olimpiade kali ini.

Kedudukan keduanya imbang di putaran pertama dan harus ditambah dengan satu putaran lagi untuk memastikan kemenangan.

Wartawan BBC Indonesia, Ervan Hardoko, yang melaporkan dari luar lapangan mengatakan Ika sempat memberikan perlawanan.

"Saya kecewa, karena kemenangan sebenarnya sudah di depan mata. Tapi saya kurang beruntung," kata Ika kepada BBC Indonesia di pintu keluar Stadion Lord Cricket, London.

Peraih medali emas Sea Games 2011 di Palembang itu mengatakan penyebab lain kekalahannya adalah terganggunya konsentrasi.

"Konsentrasi saya sedikit terganggu saat mendengar suara kamera wartawan bersahutan. Saya belum terbiasa dengan situasi seperti ini," lanjut Ika.

Tingkatkan latihan

Sementara itu, pelatih panahan Endah Sulistyorini mengatakan meski anak asuhnya kalah namun dia melihat potensi besar dalam diri Ika Yuliana.

"Potensi Ika besar. Dia memiliki kepercayaan diri, pekerja keras dan masih muda usia," ujar Endah.

Dia menegaskan akan terus memberikan latihan ketat dan menambah kemampuan Ika meningkatkan konsentrasi.

"Nanti dalam latihan akan saya gunakan bunyi-bunyian untuk melatih konsentrasi Ika," tegasnya.

Ika Yuliana Rochmawati sebenarnya mencapai prestasi yang mengejutkan dengan masuk ke babak perempat final panahan Olimpiade.

Dalam pertandingan sebelumnya, Rabu (01/08), Ika Yuliana Rochmawati berhasil menundukkan pemain nomor tiga dunia dari Cina, Fang Yutin.

Usai mengalahkan Fang Yutin, pelatih Endah Sulistroyini mengatakan kepada BBC Indonesia bahwa peluang Ika dengan Perova memang 50:50.

Dia menambahkan bahwa perubahan cuaca di Inggris berpengaruh dalam penampilan dan atlet harus cepat melakukan koreksi saat pertandingan.

"Harus cepat berpikir. Seperti Ika tadi ketika turun cuaca masih bagus tapi begitu Ika selesai, hujan turun. Keberuntungan juga, cuaca cukup mendukung."

Berita terkait