IOC cabut medali emas atlet Belarusia

Terbaru  13 Agustus 2012 - 18:46 WIB
Nadzeya Ostapchuk

Nadzeya Ostapchuk mendapatkan medali emas dalam Olimpiade London.

Komisi Olimpiade Internasional, IOC, mengumumkan mereka mencabut medali emas yang diraih atlet tolak peluru Belarusia setelah diketahui menggunakan obat terlarang.

Nadzeya Ostapchuk merupakan atlet pertama yang dicabut medali emasnya dalam Olimpiade 2012 karena obat bius.

Sampel air seni Ostapchuk menunjukkan adanya bahan yang dilarang, metenolene.

Lemparan Ostapchuk, 31 tahun, sejauh 21,36 meter memastikan kemenangannya di stadion Olimpiade pekan lalu.

Atlet Selandia Baru, Valeri Adams, yang sebelumnya mendapat perak, kini mendapatkan emas.

Pernyataan IOC menyebutkan, "para atlet diminta untuk menyediakan sampel air seni selama tes doping tanggal 5 Agustus."

"Dia bertanding keesokan harinya dalam nomor tolak peluru putri dan ia diminta untuk menyediakan sampel air seni setelah pertandingan," menurut pernyataan IOC.

"Dua sampel menunjukkan adanya metenolone, yang diklasifikasikan sebagai bahan anabolik berdasarkan daftar bahan yang dilarang dalam Olimpiade 2012."

Tes doping terbesar Olimpiade

"Dua sampel menunjukkan adanya metenolone, yang diklasifikasikan sebagai bahan anabolik berdasarkan daftar bahan yang dilarang dalam Olimpiade 2012"

Pernyataan IOC

Ostapchuk meraih medali emas dalam Kejuaraan Eropa 2010, dan juara dua, setelah Adams dalam Kejuaraan Dunia 2011.

Olimpiade London 2012 merupakan operasi antidoping terbesar dalam sejarah pesta olahraga ini.

Sebelum Olimpiade dimulai, mereka yang bertanding diperingatkan bahwa 150 ilmuwan akan mengambil 6.000 sampel air seni antara sekarang dan Paralimpiade.

Setiap atlet yang mendapatkan medali di Olimpiade dites.

Atlet lempar cakgram Inggris Brett Morse pekan lalu meminta maaf kepada para pengikutnya di jejaring sosial Twitter setelah menuduh Ostapchuk doping pekan lalu.

Morse mengeluarkan tuduhan itu setelah gagal melaju ke final dan ia menulis di akun Twitternya, "kurang bagus hari ini, namun bisa saja lebih buruk, saya bisa seperti Ostapchuk."

Pengumuman IOC itu dikeluarkan di tengah pulangnya ribuan atlet menyusul upacara penutupan Minggu malam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.