Mantan tentara yang sempat dinyatakan meninggal tampil di Paralimpiade

Terbaru  29 Agustus 2012 - 17:10 WIB
Derek Derenalagi

Derek Derenalagi mengalami koma selama sembilan hari akibat bom di Afghanistan.

Mantan tentara Inggris yang sempat dinyatakan meninggal karena serangan bom Taliban di Afghanistan akan turun dalam Paralimpiade London 2012.

Derek Derenalagi -yang kehilangan kedua kaki dalam serangan bom di Afghanistan, termasuk di antara 300 atlet Inggris yang akan berupaya merebut medali untuk nomor lempar cakram dalam Paralimpiade yang akan dibuka Rabu (29/08).

Dalam enam minggu terakhir, Derenalagi, 37, berlatih keras di tengah rasa sakit karena harus menyesuaikan diri dengan dua kaki palsunya yang disebut lutut Genium.

Ia akan turun dalam kategori yang disebut F57 untuk para atlet yang mengalami cedera tulang belakang dan amputasi.

"Mereka mengira saya meninggal. Mereka menaruh saya di kantung mayat dan bersiap membawa jenazah saya pulang, namun kemudian mereka merasakan ada denyut nadi. Saya masih hidup," kata Derenalagi seperti dikutip harian the Sun.

Derenalagi sempat koma selama sembilan hari setelah terkena bom di Afghanistan bulan Juli 2007.

Persiapan fisik dan mental

Lima belas bulan kemudian ia terpilih sebagai salah seorang dari enam tentara yang berlatih di Pusat Olimpiade Amerika di California untuk mengembangkan kemampuannnya dalam olahraga.

Baru-baru ini Derenalagi menang dalam kejuaraan Paralimpiade Eropa dengan lemparan sejauh 41,41 meter.

Sembilan tentara dan mantan tentara Inggris akan turun dalam Paralimpiade, sebagian besar dari mereka pernah bertugas di medan perang di luar negeri.

Sebagian besar dari mereka berlatih melalui program khusus Kementerian Pertahanan untuk membantu tentara yang cedera secara fisik dan juga mental untuk kembali aktif.

Tentara lain yang ikut serta adalah Kapten Nick Beighton yang akan turun dalam tim dayung tiga tahun setelah cedera di Afghanistan. Ia kehilangan kedua kakinya pada saat patroli di Helmand bulan Oktober 2009.

Kapten berusia 30 tahun ini menyesuaikan diri menggunakan kaki barunya dalam waktu dua minggu dan bergabung dengan parade militer kurang dari lima bulan setelah kecelakaan di Helmand.

Sementara itu, mantan tentara Samantha Bowen, yang lumpuh akibat serangan mortir di Irak tahun 2006, akan turun dalam bola voli duduk.

Ia memulai debut dalam bola voli dalam kejuaraan Eropa tahun 2011 dan telah turun lebih dari 12 kali untuk tim Inggris Raya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.