Juara F1 diperebutkan Fernando Alonso dan Sebastian Vettel

Terbaru  24 September 2012 - 16:39 WIB
Fernando Alonso (kanan), Sebastian Vettel (tengah) dan Jenson Button

Alonso (kanan), Vettel (tengah) dan Button setelah GP Singapura.

Pembalap McLaren Jenson Button mengatakan perebutan juara Formula 1 adalah antara Fernando Alonso dan Sebastian Vettel.

Pembalap Red Bull, Vettel, menang dalam Grand Prix Singapura dan hanya selisih 29 poin dari pembalap Ferrari, Alonso.

Button berada di posisi kedua dalam GP Singapura sementara Alonso di tempat ketiga.

Pembalap Inggris ini selisih 75 poin dengan Alonso sementara rekan satu tim Lewis Hamilton 52 angka.

"Sulit bagi siapapun (untuk mengejar Alonso), kecuali Sebastian (Vettel) saat ini," kata Button.

"Juara (F1) adalah antara keduanya dan yang lainnya selisih jauh. Namun itulah yang akan kami kejar," tambahnya.

Poin maksimum untuk Formula 1 adalah 150 angka dengan enam balap tersisa.

Podium ketujuh Alonso

"Sulit bagi siapapun (untuk mengejar Alonso), kecuali Sebastian (Vettel) saat ini."

Jenson Button

Hamilton yang masuk dalam posisi pole pada GP Singapura tidak menyelesaikan balap karena masalah persneleng.

Dalam GP Singapura, Alonso naik ke podium untuk ke tujuh kalinya dalam 10 balapan terakhir.

Alonso tidak menyelesaikan balap hanya satu kali saat ditabrak oleh pembalap Lotus Romain Grosjean di awal balap di Belgia.

Hamilton tidak menyelesaikan tiga balap dalam lima grand prix, sementara Vettel dan Button gagal mencapai garis finish di Italia dua minggu lalu.

"Hal itu menunjukkan hanya satu balap dapat menunjukkan perbedaan besar," kata Button.

"Saya mengalaminya di balap sebelumnya. Bila tidak ada pembalap yang konsisten, maka akan sulit mengejar poin. Seb hanya selisih 29 angka (dari Alonso) dan selisih itu semakin tipis."

Bos McLaren Martin Whitmarsh menyatakan setelah GP Singapura bahwa Button kemungkinan akan mengorbankan ambisinya untuk membantu Hamilton meraih juara.

"Jenson telah mengadakan pembicaraan dengan saya, dan ia yang mengusulkan," kata Whitmarsh.

"Ia pembalap yang sangat kompetitif namun ia juga memikirkan tim."

"Bila ia memilih untuk melakukan sesuatu demi kepentingan tim, itu terserah dia," tambah Whitmarsh.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.