Permintaan maaf Hamilton untuk Button

Terbaru  11 Oktober 2012 - 21:50 WIB
Lewis Hamilton

Bukan pertama kalinya Lewis Hamilton terlibat kontroversi pesan Twitter.

Pembalap McLaren, Lewis Hamilton, mengatakan akan meninjau caranya dalam menggunakan Twitter setelah serangkaian kontroversi tahun ini.

Kasus terbaru adalah pesan yang menuduh rekan satu timnya, Jenson Button, memutuskan untuk unfollowing atau tidak mengikuti pesan-pesan Twitter-nya lagi.

"Tentu saja itu bukan pengalaman yang terbaik dan juga bukan hal yang baik untuk dilakukan. Saya angkat tangan dan meminta maaf kepada Jenson," tutur Hamilton.

"Mungkin Twitter bukan untuk saya, tapi saya akan mencobanya dan memperpaiki penggunaanya."

Dalam pesan Twitter, Senin 8 Oktober, Hamilton menulis, "Baru mengetahui @jensonbutton unfollowed, itu memalukan... Saya pikir kami saling menghargai satu sama lain tapi jelas dia tidak."

Kenyataannya adalah Button tidak pernah mengikuti Hamilton lewat Twitter.

Ketika menyadara kesalahannya, Hamilton menulis pesan lain, "Kesalahan saya, baru tahu kalau Jenson tidak pernah mengikuti saya. Jangan salahkan dia!"

Button sendiri menganggap masalahnya sudah selesai karena Hamilton sudah meminta maaf.

"Anda harus hati-hati dengan yang Anda tulis di Twitte. Kita punya lebih dari sejuta pengikut. Begitulah adanya, dan Lewis meminta maaf," tutur Button.

Insiden terakhir?

Bukan pertama kalinya Hamilton terlibat kontroversi akibat pesan Twitter.

"Kesalahan saya, baru tahu kalau Jenson tidak pernah mengikuti saya. Jangan salahkan dia!"

Lewis Hamilton

Pada pagi hari menjelang Grand Prix Belgia, awal September, dia membuat McLaren dan Button marah karena mengirim pesan berupa foto data teknologi yang dirahasiakan, antara lain berisi informasi tentang catatan waktu kualifikasi dia dan Button serta rincian lain tentang mobil mereka.

Namun Hamilton bertekad insiden dengan Button merupakan yang terakhir.

"Dalam hidup, saya kira saya akan melakukan banyak kesalahan dan itu salah satunya namun Anda belajar dari kesalahan," tuturnya menjelang GP Korea, yang akan berlangsung pada 12-14 Oktober.

"Saya akan berupaya untuk menjaga jarak dari semua cerita itu. Tentu saja akan menjadi hangat pekan ini. Itu harga yang harus dibayar jika bergabung dengan olahraga ini."

Lewis Hamilton duduk di posisi empat klasemen sementara dan masih berpeluang untuk merebut juara musim 2012 dengan lima balapan yang tersisa.

Tahun depan, Hamilton akan meninggalkan McLaren untuk bergabung dengan Mercedes dan kursinya di McLaren akan diisi oleh Sergio Perez dari Tim Sauber.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.