Liverpool tidak akan 'tinggalkan' Anfield

Terbaru  15 Oktober 2012 - 17:36 WIB
Anfield stadium

Stadion Liverpool di Anfield saat ini bisa menampung hingga 45.276 orang.

Liverpool hampir dapat dipastikan tidak akan membangun stadion baru di Stanley Park setelah memutuskan untuk merenovasi stadion di Anfield.

Renovasi besar-besaran kawasan Anfield, yang menjadi kandang Liverpool sejak 1892, diumumkan oleh pemerintah kota Liverpool bersama direktur Liverpool, Ian Ayre.

"Liverpool memperingati hari jadinya yang ke-120 tahun ini dan tidak diragukan lagi bahwa Anfield adalah rumah spiritual bagi klub ini," kata Ayre, direktur Liverpool kepada para wartawan di balai kota Liverpool, Senin (15/10).

Ayre mengatakan sejak awal pihaknya memilih untuk tidak pindah dari Anfield.

Di situs resmi Liverpool, Ayre menjelaskan dari sudut pandang finansial, membangun stadion di tempat yang baru tidak terlalu menguntungkan.

Untuk membangun stadion dengan kapasitas 60.000 tempat duduk dibutuhkan biaya sedikitnya £300 juta atau sekitar Rp4,8 triliun sementara jumlah kursi baru yang didapat hanya 15.000 karena Anfield saat ini bisa menampung 45.276 orang.

Sejarah penting

Bahkan bila ada sponsor yang bisa menyetor uang ke klub agar namanya bisa menjadi nama stadion, pemasukan yang didapat belum cukup untuk menutup biaya pembangunan.

"Berbagai sejarah penting dan kemenangan fenomenal diraih Liverpool di Anfield."

Ian Ayre

"Dalam dua tahun terakhir kami membahas apa yang bisa kami lakukan dan apa yang tidak bisa kami lakukan," kata Ayre.

"Jika kami membangun stadion baru, yang kami dapat bukan 60.000 kursi tapi selisih antara kapasitas stadion baru dan stadion lama di Anfield," katanya.

Dari berbagai kajian yang dilakukan, pihak manajemen akhirnya lebih condong dengan rencana merenovasi stadion di Anfield.

Apalagi sebagian besar pendukung Liverpool, kata Ayre, tidak ingin Liverpool pindah dari Anfield.

"Berbagai sejarah penting dan kemenangan fenomenal diraih Liverpool di Anfield. Jadi, saya rasa keputusan untuk tetap berada di Anfield adalah keputusan yang tepat," tandas Ayre.

Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG) memang biasanya lebih memilih merenovasi stadion lama daripada membangun stadion di tempat baru.

Pendekatan ini dilakukan FSG ketika memperbaharui stadion milik klub baseball Amerika Serikat, Boston Red Sox di Fenway Park.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.