Pemukul kiper Sheffield Wednesday diganjar hukuman penjara

Terbaru  22 Oktober 2012 - 22:51 WIB
Sepak bola

Pertandingan antara Sheffiled Wednesday melawan Leeds juga diwarnai pelemparan botol.

Seorang perusuh sepak bola yang masuk ke lapangan dan memukul kiper Sheffield Wednesday, Chris Kirkland, diganjar hukuman penjara empat bulan.

Aaron Cawley -yang berusia 21 tahun- berlari turun ke lapangan dan memukul wajah Kirkland dalam pertandingan antara Sheffiled Wednesday melawan Leeds, Jumat 19 Oktober, yang berakhir imbang 1-1.

Dalam pengadilan yang berlangsung Senin 22 Oktober, dia mengaku terlalu mabuk karena campuran beberapa jenis minuman beralkohol dan tidak ingat jika masuk ke lapangan dan memukul kiper.

Pendukung Leeds itu mengaku bersalah dan selain hukuman penjara 16 minggu juga dilarang menonton pertandingan sepak bola selama enam tahun. Dan terungkap kalau sebelumnya dia pernah dua kali dijatuhi larangan menonton pertandingan.

Bulan Januari 2008 dia dijatuhi hukuman larangan menonton pertandingan sepak bola selama tiga tahun dan ketika dia melanggar perintah itu pada September 2011, dia dikirim ke penjara anak selama 10 pekan.

Dianggap terlalu ringan

"Sementara kami merasa gembira melihat keadilan ditegakkan dengan cepat, satu kekecawaan kami adalah hukumannya bisa, dan seharusnya, lebih lama."

Pernyataan Leeds

Sementara Leeds berpendapat hukuman atas Cawley terlalu ringan dan akan menjatuhkan larangan mendatangi Stadion Elland Road seumur hidup jika larangan enam tahun dari pengadilan sudah habis.

"Sementara kami merasa gembira melihat keadilan ditegakkan dengan cepat, satu kekecewaan kami adalah hukumannya bisa, dan seharusnya, lebih lama," tulis Leeds dalam pernyataannya.

Chris Kirkland -yang turun membela Timnas Inggris pada tahun 2006- sampai mendapat perawatan medis setelah dipukul hingga jatuh di kandang Sheffield Wednesday, Stadion Hillsborough, dalam pertandingan yang diwarnai kerusuhan.

Kepada polisi dia mengatakan seperti dihantam oleh satu ton batu bata.

Insiden pemukulan yang dilakukan Cawley itu disiarkan langsung oleh TV dan kemudian diterbitkan di situs berbagi video, YouTube.

FA sudah meluncurkan penyelidikan atas pertandingan Sheffield Wednesday melawan Leeds itu, yang antara lain diwarnai dengan pelemparan botol ke lapangan dan teriakan yang saling menghina dari kedua pendukung klub.

Hakim Naomi Redhouse mengatakan bahwa Cawley mengakui kalau dia baru menyadari tindakannya ketika orang lain mengatakan melihat dia memukul Kirkland di TV. Dia kemudian melapor sendiri ke polisi.

Namun hakim yang menyaksikan rekaman video pemukulan itu di ruang sidang berpendapat tidak melihat bukti-bukti jika Cawley sedang mabuk berat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.