Mark Hughes tetap sebagai manajer QPR

Terbaru  20 November 2012 - 16:56 WIB
Mark Hughes

Beberapa pendukung QPR meminta agar Mark Hughes dipecat.

Mark Hughes tetap menjabat sebagai manajer Queens Park Rangers setelah pertemuan dengan Presiden Direktur QPR, Philip Beard.

Laporan-laporan menyebutkan mantan manajer Timnas Wales itu dipecat setelah keduanya bertemu di lapangan latihan QPR, Senin (19 November).

Namun agennya, Kia Joorabchian, membantah laporan itu kepada BBC Sport.

"Kabar burung itu tidak benar sama sekali," ujar Joorabchian.

Direktur Komunikasi QPR, Ian Taylor, juga membantahnya lewat pesan Twitter, "Kabar burung yang mengatakan Mark Hughes dipecat sebagai manajer QPR malam ini (Senin) tidak benar."

Hughes tidak latihan bersama tim pada hari Senin dan Taylor menegaskan itu hal yang biasa karena para pemain hanya latihan ringan.

Belum pernah menang

Mark Hughes

Dari 12 pertandingan sejauh ini, QPR hanya meraih empat angka.

Spekulasi tentang masa depan Hughes itu beredar mengingat penampilan buruk QPR yang saat ini berada di peringkat paling bawah Liga Primer.

Dari 12 perrtandingan sejauh ini, QPR hanya mengumpulkan empat angka dan tak pernah sekali pun meraih kemenangan.

Beberapa pendukung QPR memang menuntut agar dia dipecat namun Hughes menegaskan tidak akan mundur setelah tim asuhannya dikalahkan Southampton 3-1, Sabtu 17 November.

Sebelum bergabung dengan QPR, Hughes pernah memimpin Blackburn, Manchester City, dan Fulham.

Pemilik QPR, Tony Fernandes, secara terbuka menyatakan dukungan kepada Hughes, yang ditunjuk sebagai manajer pada Januari 2012 untuk menggantukan Neil Warnock yang dipecat.

Bagaimanapun setelah kekalahan dari Southampton, pengusaha Malaysia itu mengatakan kecewa.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.