GP Brasil akan emosional, kata Brawn

Terbaru  21 November 2012 - 17:40 WIB
Ross Brawn

Ross Brawn sudah bersama Michael Schumacher sejak di Benetton dan Ferrari.

Bos Tim Formula Satu Mercedes, Ross Brawn, mengatakan Grand Prix terakhir di Brasil Minggu 25 November akan menjadi balapan yang emosional.

Balapan itu akan menjadi yang terakhir pula bagi pembalap legendaris, Michael Schumacher, dan tempatnya tahun depan akan diganti oleh Lewis Hamilton, yang ke luar dari McLaren.

"Balapan terakhir musim ini juga merupakan pensiun kedua dan terakhir bagi Schumacher dari Formula Satu dan akan menjadi akhir pekan yang emosional bagi semua anggota tim," tutur Brawn kepada kantor berita olahraga PA.

"Kami semua menikmati dan memetik keuntungan dari kerja sama dengan Michael selama tiga tahun belakangan dan saya ingin memberikan penghormatan atas komitmen, semangat, dan kerja sama tim."

Schumacher -yang memegang rekor tujuh kali juara F1- kembali membalap tiga tahun lalu setelah sempat mundur pada tahun 2007 untuk menjadi penasehat bagi Ferrari.

GP Brasil kelak akan menjadi balapan yang ke-308 bagi warga Jerman yang kini berusia 43 tahun tersebut.

Satu kali naik podium

Klasemen F1

  1. Sebastian Vettel - Red Bull-Renault: 273
  2. Fernando Alonso - Ferrari: 260
  3. Kimi Raikkonen - Lotus-Renault: 206
  4. Lewis Hamilton - McLaren-Mercedes: 190
  5. Mark Webber - Red Bull-Renault:167

Sebelum mendirikan Tim Mercedes, Ross Brawn disebut sebagai 'otak' di belakang keberhasilan Schumacher di Tim Benetton maupun Ferrari.

Schumacher meraih dua juara F1 bersama Benetton dan lima lagi ketika bergabung dengan Ferrari. Catatannya di F1 juga masih menjadi rekor, dengan 91 kali menang, 155 naik ke podium dan start di urutan pertama dalam 68 balapan.

Namun kembalinya dia ke sirkuit F1 bersama Mercedes tidak membawa hasil yang memuaskan dan dia hanya satu kali naik ke podium sebagai juara tiga dalam balapan GP Eropa di Valencia selama tiga tahun bersama Mercedes.

Balapan di sirkuit Interlagos, Brasil, juga akan menjadi Klik penentu bagi juara F1 untuk musim 2012 dengan peluang terbesar di tangan Sebastian Vettel dari Red Bull.

Pembalap Ferrari, Fernando Alonso -yang berada 13 angka di bawah Vettel- masih berpeluang jika dia meraih juara satu di Interlagos dan Vettel di bawah peringkat empat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.