Pemain Korsel Park Jong-woo dilarang tanding

Park Jong-woo

FIFA mengenakan larangan tanding dua kali atas pemain Korea Selatan Park Jong-woo setelah ia memicu sengketa diplomatik dengan Jepang di Olimpiade London pada Agustus 2012.

Pemain tengah Timnas Korea Selatan ini tidak bisa diturunkan dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Park Jong-woo mengangkat poster dengan tulisan yang mengacu pada sengketa teritorial kedua negara saat merayakan kemenangan 2-0 atas Jepang.

Korea Selatan meraih perunggu pada Olimpiade London Agustus lalu.

Gelandang Korea Selatan ini membawa poster dengan tulisan "Dokdo adalah wilayah kami" yang diberikan oleh seorang pendukung.

Namun tindakannya ini menyebabkan FIFA menerapkan langkah disipliner.

"Komite mempertimbangkan tindakan pemain itu - walaupun tampaknya tidak direncanakan atau disengaja- tindakan itu bertentangan dengan prinsip, tujuan dan peraturan olahraga dan karena itu tidak dapat diterima," kata FIFA dalam satu pernyataan.

Melawan Qatar dan Lebanon

FIFA dan Komite Olimpiade melarang pernyataan politik dalam arena pertandingan.

Park dilarang ikut serta dalam upacara penyerahan medali Olimpiade namun Asosiasi Sepak Bola Korea, KFA, mengatakan kepada kantor berita Yonhap bulan lalu, ia mendapatkan sertifikat melalui Komite Olimpiade Korea Selatan, berisi kepastian bahwa ia akan mendapatkan medalinya.

FIFA mengatakan telah memperingatkan KFA atas kewajiban mereka memperingatkan para pemain untuk mematuhi semua peraturan agar insiden serupa tidak terulang lagi.

Park, yang bermain untuk klub Busan IPark, akan menjalani larangan tanding saat Korea Selatan menjamu Qatar tanggal 26 Maret tahun depan dan laga tandang melawan Lebanon tanggal 4 Juni.

FIFA juga mengenakan denda sebesar US$3.780 terhadap Park.