Pelatih fisik bantah pendapat Ferguson soal Van Persie

Robin van Persie
Image caption Robin van Persie terkena tendangan keras di bagian kepala dari jarak dekat saat laga melawan Swansea.

Komentar Alex Ferguson bahwa Robin van Persie bisa meninggal akibat hantaman bola di bagian kepala, masih menjadi pembicaraan di Inggris.

Mantan pelatih fisik di Liga Primer, Mark Leather mengatakan kecil kemungkinan seorang pemain meninggal dunia akibat tendangan bola di kepala dari jarak dekat.

"Kecil kemungkinan Van Persie meninggal akibat hantaman bola dari jarak dekat. Tapi ia bisa pingsan akibat tendangan keras tersebut," ujar Leather, seperti dikutip koran Inggris, The Daily Mail.

"Saya pernah melihat pemain yang pingsan setelah terkena tendangan bola dari jarak sembilan meter," tambah Leather.

Ia menjelaskan bila pemain pingsan ada kemungkinan pemain tersebut cedera serius.

Tak bisa diduga

"Sama halnya terkena pukulan di tinju, dampak dari hantaman keras di bagian kepala sulit dipastikan. Mungkin ia akan mengalami pendarahan atau sekedar nyeri," papar Leather.

Kapten Swansea Ashley Williams menendang bola dari jarak dekat ke kepala Van Persie dalam laga kedua tim yang berakhir imbang 1-1.

Ferguson mengatakan Van Persie beruntung tidak meninggal dunia akibat tendangan tersebut.

"Ia bisa meninggal. Persatuan sepak bola Inggris (FA) harus menyelidiki insiden ini. Williams harus dikenai sanksi berat," kata Ferguson.

Williams sendiri mengatakan hanya membuang bola dan tidak berniat sama sekali mencederai Van Persie. Ia juga ingin meminta maaf tapi karena situasi di lapangan kemudian menjadi panas, ia tidak bisa meminta maaf ke Van Persie.

FA juga sudah memutuskan tidak akan mengambil tindakan terhadap Williams.

Berita terkait