Tudingan doping memotivasi Ye Shiwen

  • 31 Desember 2012
Ye Shiwen
Ye Shiwen menuturkan dugaan penggunaan doping tidak sampai mengganggu konsentrasinya.

Perenang juara dunia asal Cina, Ye Shiwen, mengatakan kecurigaan bahwa dia menggunakan doping di Olimpiade 2012 di London justru mendorongnya untuk berenang lebih cepat.

Ye Shiwen, yang baru berusia 16 tahun, meraih dua medali emas dan mencetak rekor baru dunia di Olimpide London.

Prestasi perenang Cina tersebut membuat pelatih renang Amerika Serikat menduga Ye Shiwen mungkin berbuat curang dengan menggunakan obat terlarang untuk meningkatkan kemampuannya.

Namun dalam wawancara dengan BBC, Ye Shiwen menegaskan dia tidak menggunakan doping dan dugaan tersebut membuatnya sedih.

"Tetapi saya benar-benar sedih setelah mendengar apa yang dikatakan pelatih itu, karena saya pikir saya benar-benar telah berlatih keras dan berusaha sekeras mungkin. Saya bertanya-tanya mengapa orang masih mempertanyakan saya seperti itu," kata Ye Shiwen.

Berenang sejak TK

Medali emas Ye Shiwen antara lain diraih di nomor 200 meter gaya ganti perseorangan putri.

Menurutnya, meskipun kecurigaan membuatnya sedih hal tersebut tidak sampai mengganggu pikirannya hingga berlarut-larut.

"Sebenarnya, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada mereka. Semakin mereka meragukan saya, semakin kuat saya ingin membuktikan diri dengan hasil yang saya capai. Jadi mereka membuat saya berenang lebih cepat," tutur perenang putri Cina itu.

Dia menepis tudingan bahwa doping masih menjadi masalah bagi tim Cina menyusul sejumlah skandal doping yang melibatkan tim nasional negara itu pada tahun 1990-an.

Perenang muda tersebut mulai didorong berenang ketika bersekolah di taman kanak-kanak setelah diketahui dia mempunyai bahu lebar, tangan, dan kaki besar.

Berita terkait