Platini ingin Piala Dunia 2022 digelar di musim dingin

Michel Platini
Image caption Platini mengatakan Qatar terlalu panas untuk gelar Piala Dunia bulan Juni-Juli.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) Michel Platini mengatakan ia akan berjuang keras agar Piala Dunia 2022 di Qatar digelar di musim dingin.

"Di Qatar, suhu bisa mencapai 50 derajat Celcius di musim panas," kata Platini dalam wawancara dengan radio Prancis, RTL.

"Kita harus menyelenggarakan Piala Dunia di waktu yang tepat," tambah pria yang pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia tiga kali ini.

Piala Dunia biasanya memang diselenggarakan pada Juni dan Juli ketika belahan bumi utara mengalami musim panas.

Namun di Qatar pada bulan-bulan tersebut suhu udara bisa menembus 50 derajat dan muncul kekhawatiran cuaca akan membahayakan kesehatan pemain.

Sebelumnya para tokoh sepak bola dunia mengusulkan agar Piala Dunia 2022 digelar sekitar bulan November.

Para pengurus Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pernah mengatakan siap mengubah jadwal Liga Primer untuk mengakomodasi Piala Dunia di bulan November.

Sejauh ini FIFA belum mengeluarkan keputusan definitif.

Panitia penyelenggara di Qatar mengatakan mereka siap menggelar Piala Dunia dan menyediakan teknologi dan prasarana pendukung.

Hassan al-Thawadi, sekretaris panitia penyelenggara, mengatakan yang sekarang tengah diuji coba adalah teknologi untuk membuat udara di Qatar lebih sejuk.

Berita terkait