Wiggins marah dengan pengakuan Armstrong

  • 25 Januari 2013
bradley wiggins
Image caption Wiggins merasa Armstrong 'merampok' kesempatannya

Atlet balap sepeda Inggris Sir Bradley Wiggins mengatakan ia "sedih dan marah" setelah Lance Armstrong mengaku menggunakan obat peningkat performa.

Juara Tour de France 2012 itu menyaksikan Armstrong, 41, mengaku dalam wawancara televisi dengan Oprah Winfrey.

"Hal itu sangat menyedihkan, sedih bagi dunia olahraga tetapi kemudian berganti dengan kemarahan," kata Wiggins, yang akan berlomba di Giro d'Italia dan Tour de France pada 2013.

"Ini adalah seseorang yang saya kagumi selama begitu lama dan sangat saya idolakan," tambahnya.

Wiggins, 32, menyaksikan bersama anak lelakinya yang berusia tujuh tahun saat Armstrong mengakhiri penyangkalan selama bertahun-tahun dengan mengakui ia telah berbuat curang dalam tujuh kali kemenangannya di Tour de France antara 1999-2005.

"Saya sangat emosi dan menontonnya setelah ia berdusta begitu lama, dengan sangat meyakinkan," kata Wiggins. "Untuk menyaksikannya mengaku dan mengatakan 'ya' pada enam pertanyaan pertama sangat menyedihkan.

"Tapi ada harapan, kan? Karena saya menjuarai Tour de France!

"Dan anak saya tahu saya tidak akan pernah harus berbicara kepadanya seperti ketika Lance menangis dan anaknya, 13, bertanya 'Apakah itu benar?' dan itu adalah sesuatu yang sangat saya banggakan."

Wiggins berada di tempat keempat pada Tour de France 2009 di belakang Armstrong dan merasa atlet Amerika itu 'merampoknya' dari posisi di podium.

Wiggins mengatakan, "Saya ingat diwawancarai di Champs Elysees dan mengatakan bahwa 'Saya tidak keberatan mengaku bahwa saya dikalahkan oleh tiga pembalap yang lebih baik dan saya bahagia bisa bersama mereka dan finish di urutan keempat.'

"Kini saya menoleh ke belakang dan ia jelas-jelas merampok saya dari mungkin tempat ketiga di Tour de France dan berdiri di podium itu dan mengalami bagaimana rasanya."

Berita terkait