Penonton Australia Terbuka dukung Li Na

  • 26 Januari 2013
Li Na
Image caption Petenis Cina Li Na raih dukungan penonton, dibandingkan Azarenka

Juara bertahan Victoria Azarenka tampaknya harus menghadapi penonton selain petenis Cina yang berbahaya Li Na, dalam final Australia Terbuka pada Sabtu (26/1).

Kedua petenis putri ini akan berupaya untuk memenangkan gelar Grand Slam kedua dalam pertandingan di Rod Laver Arena.

Sekitar 15.000 penonton diperkirakan akan lebih banyak memberikan dukungan terhadap Li Na, berhasil mengambil hati penonton dalam penampilannya di Australia Terbuka.

Sementara Azarenka mendapatkan cemoohan penonton ketika mengambil waktu istirahat dalam pertandingan semi final melawan Sloane Stephens.

Dalam wawancara setelah pertandingan semi final yang dimenangkannya, Azarenka menunjukan bahwa waktu istirahat yang dimintanya dengan alasan gelisah dan bukan cedera.

"Saya salah memahami pertanyaan," kata petenis Belarusia berusia 23 tahun ini." Saya rasa ini kesalahan saya."

Diluar masalah tersebut, Azarenka bermain cukup baik dalam setiap pertandingan.

Catatan pertemuan dengan Li Na, Azarenka memenangkan empat pertandingan terakhir.

"Sekarang saya hanya butuh ketenangan untuk menghadapi situasi yang terjadi, "kata dia pada Kamis lalu (24/1). "Memastikan tubuh saya sehat. Besok adalah hari yang baru. Kita akan melihat apa yang terjadi."

Dia menambahkan : "Saya sangat ingin untuk mempertahankan gelar saya. Itu merupakan tujuan utama saya. Sebenarnya, tak hanya mempertahankan, untuk memenangkan turnamen. Saya menempatkan diri saya pada posisi untuk memberikan pukulan terbaik disana, berada di final, jadi saya sangat ingin mencapainya."

Li, berusia 30 tahun, terlihat sangat menikmati permainannya hingga mencapai final, dan bermain bagus di semi final ketika mengalahkan unggulan kedua Maria Sharapova.

Dia berupaya untuk menambah gelar Grand Slamnya dan setalah menjadi petenis Asia pertama yang memenangkan gelar tunggal putri di Prancis Terbuka pada 2011, hanya lima bulan setelah kalah dari Kim Clijsters di final Melbourne .

"Itu merupakan pertama kalinya saya ke final Grand Slam," kata Li. "Saya sedikit kaget karena saya tidak mengetahui apa yang harus saya lakukan. Tidak ada yang mengatakan kepada saya apa yang harus saya lakukan di lapangan.

"Tetapi sekarang saya punya pengalaman lebih, jadi saya pikir saya dapat melakukannya dengan lebih baik."

Berita terkait