Makin sulit mengejar Manchester United

Robin van Persie
Image caption Van Persie berhasil mempertajam barisan penyerang Man United.

Tidak semua pengamat di Inggris mendukung langkah Manchester United ketika membeli Robin van Persie pada pertengahan 2012.

Di mata mereka, persoalan United tidak berada di garis depan. Kelemahan mereka ada di belakang, di sektor pertahanan.

Coba tengok statistik musim 2011-2012, kata Simon Caney, pemimpin redaksi majalah olahraga Sport.

"United mencetak 89 gol di 38 pertandingan Liga Primer," kata Caney.

Ia mengatakan dari sini jelas terlihat bahwa yang perlu dibeli United adalah pemain tengah, pemain belakang, atau penjaga gawang, karena para penyerang United sebenarnya sangat produktif.

Penilaian para analis tersebut ternyata keliru dan Caney melalui kolomnya hari Jumat (15/02) mengakui kekeliruan tersebut.

Janggal

"United memiliki cara tersendiri dalam mengatasi persoalan di pertahanan," kata Caney.

"Meski cara mereka terbilang janggal, karena biasanya Alex Ferguson selalu memiliki tim yang seimbang baik di belakang, tengah, maupun depan," paparnya.

Image caption Van Persie dan kawan-kawan menyarangkan 62 gol di 26 pertandingan liga.

Pendekatan yang diambil United adalah boleh saja tim kebobolan lima gol sepanjang para penyerang bisa memasukkan enam gol.

Dan ini yang membuat United jauh unggul di Liga Primer. Dengan pesaing terdekatnya, Manchester City, United hingga pekan kedua Februari unggul 12 poin.

Tidak mengherankan bila Robbie Savage, mantan pemain Liga Primer yang sekarang menjadi pengamat sepak bola BBC, mengatakan praktis persaingan di Liga Primer musim kompetisi 2012-2013 telah usai.

Kuartet tangguh

"Manchester United telah menjuarai Liga Primer musim ini," kata Savage.

Kembali ke soal Van Perise. Pembelian pemain asal Belanda seharga £24 juta sejauh ini sebagai keputusan yang jitu.

Mantan penyerang Arsenal ini terbukti efektif mempertajam barisan penyerang United.

Bersama Wayne Rooney, Danny Welbeck, dan Javier Hernandez, United sekarang memiliki kuartet tangguh.

Ini tentu menggembirakan para pendukung United namun menjadi kabar buruk bagi tim-tim lain di Liga Primer.

Mengejar United menjadi kian berat, setidaknya hingga musim kali ini berakhir.

Berita terkait