Wenger: Empat besar 'tantangan berat'

Arsene Wenger
Image caption Pertarungan 10 laga terakhir musim ini akan sangat sengit bagi kubu Wenger.

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui anak asuhnya mengahadapi 'tantangan besar' untuk bisa kembali masuk daftar empat teratas dalam klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah kekalahan 2-1 dari musuh bebuyutan Tottenham Hotspurs.

Meski demikian kubu the Gunners belum akan melempar handuk kata pelatih berkebangsaan Prancis itu pada wartawan sebelum meninggalkan White Hart Lane Minggu (3/3) malam dengan rentang ketinggalan tujuh poin dari Spurs.

Untuk mengejar posisi empat Arsenal kini harus menyingkirkan Chelsea yang mengantongi lima poin lebih banyak, sementara Spurs langsung melaju ke posisi tiga besar.

Wenger, setelah 16 tahun di stadion Emirates, merasa belum semua kejutan muncul pada sisa 10 laga terakhir pada musim ini.

"Akan jadi tantangan besar, sudah saya bilang sebelum pertandingan kami tidak bisa kehilangan poin," kata Wenger masygul.

"Meski demikian saya pikir masih mungkin (ke ranking empat) dan kami akan berjuang untuk itu, sudah pasti."

Wenger meninggalkan pertandingan dengan raut keheranan karena anak asuhnya sebenarnya menguasai jalannya laga namun akhirnya harus menyerah kalah karena beberapa kali kecolongan pada sisi pertahanan.

"Saya frustasi karena kami berusaha begitu keras dan akhirnya kalah padahal kami menguasai pertandingan, kami ketinggalan 2-0 padahal emstinya kami memimpin 2-0," tambahnya.

"(Kekalahan seperti) ini sering terjadi pada kami sepanjang musim ini dan cuma pada laga besar. Sulit memastikan kenapa."

Di tengah musim yang kelabu bagi prestasi Arsenal, Wenger juga menjadi sasaran pertanyaan tentang rumor klub di London Utara itu akan diambil alih oleh sebuah konsorsium penguasaha Timur Tengah.

Pelatih berambut perak ini membantah dan mengatakan dirinya tak ada hubungan dengan masalah itu karena soal saham adalah wilayah sang pemilik mayoritas, Stan Kroenke.

Berita terkait