PBB batalkan lomba maraton di Gaza

Lomba maraton di Gaza pada 2011
Image caption Dua peserta lomba maraton Gaza pada 2011 dengan latar belakang polisi Hamas.

PBB membatalkan lomba maraton internasional di Gaza setelah Hamas melarang partisipasi perempuan.

"Dengan sangat menyesal harus kami sampaikan bahwa lomba maraton Gaza kami batalkan," demikian pernyataan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), di Gaza City, hari Selasa (05/03).

UNRWA mengatakan lomba tadinya akan mengambil tempat di kawasan pantai Gaza pada 10 April.

Badan ini juga mengatakan lebih 800 orang, hampir setengah di antaranya wanita, sudah mendaftarkan diri.

"Keputusan diambil setelah otoritas di Gaza (Hamas) bersikeras bahwa perempuan tidak boleh berlomba."

Menurut UNRWA, 807 orang sudah mendaftar di maraton Gaza yang terdiri dari 551 pelari lokal dan 256 pelari internasional. Dari para pendaftar ini terdapat 385 perempuan, dengan rincian 266 dari Gaza dan 119 dari beberapa negara.

Syarat Hamas

Selain itu, sekitar 1.600 murid sekolah, baik laki-laki maupun perempuan telah menyatakan diri ikut.

"Hamas memberi tahu keputusan mereka beberapa hari lalu. Kami kemudian berunding dengan mereka, namun negosiasi tidak membuahkan hasil," kata Adnan Abu Hasna, juru bicara UNRWA kepada kantor berita AFP.

Seorang pejabat senior Hamas membenarkan bahwa pihaknya tidak mengizinkan perempuan turun di lomba lari sejauh 42 kilometer ini.

"Kami menyesalkan pembatalan acara ini. Namun pada saat yang sama, kami tidak bisa membiarkan laki-laki dan perempuan berlari bersama," kata Abdessalam Siyyam, sekretaris kabinet pemerintah Hamas di Gaza.

"Kami tidak pernah meminta UNRWA membatalkan maraton. Kami juga tidak menghalangi penyelenggaraan lomba ini," tambah Siyyam.

"Kami hanya menetapkan satu syarat, yaitu laki-laki dan perempuan tidak boleh berbaur di satu tempat yang sama," tandasnya.

Berita terkait