Messi keluhkan udara tipis Bolivia

Image caption Lionel Messi mengeluhkan udara tipis dataran tinggi Bolivia.

Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi mengeluhkan udara tipis di dataran tinggi Bolivia, tidak lama setelah Argentina ditahan seri Bolivia 1-1 dalam lanjutan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 di zona Amerika Latin.

Laga ini digelar di Stadion Hernando Siles, di ibu kota La Paz, yang terletak di ketinggian 3.637 meter di atas permukaan laut.

Sejak lama, tim-tim tamu selalu kesulitan beradaptasi dengan udara tipis di dataran tinggi Bolivia, yang membuat para pemainnya merasa cepat kelelahan akibat kesulitan bernafas.

Dalam pertandingan itu, Messi membuang kesempatan untuk mencetak gol penentu walaupun sudah berhadapan dengan penjaga gawang Bolivia di menit-menit akhir.

Usai laga, pemain terbaik dunia 2012 ini mengaku kewalahan dengan udara tipis di ketinggian Bolivia.

"Tidak nyaman bermain di ketinggian Bolivia. Jika Anda berupaya bermain dengan akselerasi tinggi, Anda perlu berhenti sejenak sekian menit ," kata Lionel Messi, yang juga kapten tim Argentina, seperti dimuat situs Goal.

Kemudian, pemain Barcelona ini mencontohkan beberapa pemain Argentina, seperti gelandang serang Angel Di Maria, yang harus dibantu alat pernapasan.

"Beberapa pemain sakit kepala dan lainnya mengaku pusing," katanya.

Puncak klasemen

Bolivia unggul terlebih dulu di menit 24, melalui sundulan Marcelo Moreno, setelah menerima umpan silang Clemente Rodriguez.

Argentina mencoba meningkatkan tempo permainan, dan sebelum masa jeda Messi dkk mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui gol Ever Banega.

Dalam jumpa pers usai laga, Pelatih Argentina, Alejandro Sabella, mengaku udara tipis di ketinggian Boliviam membuat timnya kewalahan menghadapi tuan rumah.

"Ya, stadion Hernando Silas selalu menyulitkan kami. Tapi saya puas dengan kinerja tim. Ini hasil yang lumayan," kata Sabella.

Sejauh ini, Argentina masih berada di puncak klasemen Pra-Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan.

Tim yang dijuluki Albiceleste ini telah mengoleksi 24 poin dari sebelas laga, unggul lima angka dari Kolombia yang berada di urutan kedua.

Pada laga berikutnya, Argentina akan menghadapi Kolombia dan Ekuador.

Berita terkait