Sebastian Vettel tak ragu tolak perintah tim

  • 11 April 2013
Sebastian Vettel
Image caption Sebastian Vettel merasa Mark Webber tak banyak membantunya.

Sebastian Vettel kembali 'memanaskan' hubungan dengan rekan satu timnya, Mark Webber, dengan mengatakan ia akan mengabaikan perintah tim di arena balap F1.

"Jika situasinya kembali muncul, saya mungkin akan mengambil langkah yang sama," kata Vettel, dalam konferensi pers menjelang GP Cina, hari Kamis (11/04).

Di GP Malaysia bos Red Bull, Christian Horner, meminta Vettel mengalah agar Webber dan Vettel masuk finish di urutan satu dan dua.

Namun Vettel tidak mematuhi perintah ini, menyalip Webber, dan tampil sebagai juara di Malaysia, yang membuat Webber marah.

Dalam wawancara ini Vettel juga mengatakan ia melanggar perintah tim karena merasa tak banyak dibantu oleh Webber di masa lalu.

Keduanya pernah bertabrakan di GP Turki pada 2010 yang membuat Vettel harus mengundurkan diri dari lomba.

Di Silverstone 2011 juga nyaris bertabrakan dan tahun lalu di Brasil Webber menolak membantu Webber.

"Jujur saja, saya tidak pernah dibantu," kata pemegang gelar juara dunia tiga kali ini.

"Saya menghargai Webber sebagai pembalap. Tapi ada beberapa kasus di mana ia tak mau membantu tim," katanya.

Vettel menegaskan untuk kasus di Malaysia ia merasa lebih layak menang.

"Saya lebih cepat dan harap diingat menyalip lawan di F1 itu bukan pekerjaan mudah," tandasnya.

Berita terkait