Delapan tersangka penendang hakim garis diadili

Richard Nieuwenhuizen
Image caption Putra Richard Nieuwenhuizen bermain dalam pertandingan yang berakhir dengan tragedi itu.

Delapan orang hari ini diadili terkait kasus penendangan hakim garis Belanda dalam pertandingan sepak bola remaja pada Desember 2012.

Jaksa penuntut mengatakan hakim garis Richard Nieuwenhuizen ditendang pada bagian kepala oleh para remaja yang marah tidak lama setelah pertandingan amatir tersebut berakhir. Ia meninggal dunia satu hari kemudian.

Dalam sidang Rabu ini (29/05) tujuh remaja dan seorang dewasa menolak dakwaan pembunuhan yang tidak direncanakan.

"Setelah waktu lama, sidang Anda akhirnya dimulai," kata hakim Anja van Holten kepada para terdakwa.

Seperti dilaporkan wartawan BBC di Belanda, Anna Holligan, jaksa penuntut mengatakan serangan terhadap wasit garis Richard Nieuwenhuizen tidak terprovokasi.

Tidak paham

Disebutkan hakim garis meninggal dunia akibat ditendang berkali-kali di bagian kepala, leher dan punggung.

"Pengadilan di Lelystad dijadwalkan menghadirkan sejumlah ahli medis," jelas Anna Holligan.

Sidang dihadiri oleh orang tua terdakwa.

Salah seorang pengacara terdakwa Geert-Iem Roos mengatakan kliennya yang masih muda tidak sepenuhnya paham dengan apa yang terjadi.

"Ia sudah siap, tetapi ia seorang anak laki-laki dan saya pikir ia tidak sepenuhnya memahami apa yang terjadi jadi kita berusaha menjelaskan langkah demi langkah," kata Roos seperti dikutip kantor berita AFP.

Kematian Nieuwenhuizen, 41, menyulut debat nasional di Belanda tentang kondisi sosial dan sepak bola pada khususnya.

Berita terkait