Dimulai sidang F1 Tim Mercedes dan Pirelli

Sidang F1
Image caption Keputusan sidang di Paris bisa berupa sanksi dalam bentuk larangan membalap atau denda.

Sidang mahkamah internasional Formula Satu sehubungan dengan uji coba ban Pirelli oleh Tim Mercedes sudah dimulai, Kamis 20 Juni 2013, di Paris.

Otorita Formula 1, FIA, menuduh Mercedes melanggar peraturan saat melakukan uji coba ban di Sirkuit Barcelona, Spanyol, ketika musim balap sudah berlangsung.

"Tidak banyak ruang keraguan bahwa mobil Mercedes 2013 tercakup dalam peraturan bahwa mobil itu yang digunakan untuk lintasan di Barcelona," tutur pengacara FIA, Mark Howard.

Howard menegaskan bahwa tindakan Mercedes merupakan pelanggaran jelas atas larangan melakukan uji coba dengan mobil yang digunakan pada musim balap yang sedang berlangsung.

Selama ini Mercedes berpendapat bahwa uji coba itu diatur oleh produsen ban Pirelli -yang bukan merupakan tim F1- dan mereka tidak mendapatkan keuntungan apa pun dari uji coba tersebut.

Image caption Bos Mercedes, Ros Brawn, menegaskan sudah lebih dulu berbicara dengan pejabat FIA.

Pernyataan tersbeut dibantah dengan tegas oleh Howard dalam sidang di Paris, "Sulit untuk mengatakan Mercedes tidak mendapat keuntungan dari uji coba itu."

Ada pembicaraan

Dua pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, terlibat dalam uji coba di Barcelona namun tidak mengenakan helm yang biasanya mereka pakai dan bisa dikenali.

Bos Tim Mercedes, Ros Brawn, hadir dalam sidang antara lain bersama Direktur Sport, Ron Meadows, dan pengacara mereka, akan menyampaikan pernyataan sebelum giliran Pirelli.

Pihak Mercedes sudah menegaskan bahwa mereka sudah berbicara dengan Ketua Teknik FIA, Charlie Whiting, mengenai uji coba dengan menggunakan mobil 2013.

FIA memutuskan untuk mengadili kasus ini setelah Ferrari dan Red Bull mengajukan protes atas penggunaan mobil musim balap 2013 untuk membantu Pirelli dalam uji coba sepanjang 1.000 km di Barcelona.

Keputusan yang diambil oleh mahkamah internasional F1 bisa berupa sanksi mulai dari larangan untuk ikut balapan maupun denda.

Mahkamah F1 ini dibentuk bawah kepemimpinan Jean Todt di FIA pada tahun 2010 untuk meningkatkan transparansi dalam pemberian sanksi terkait disipilin.

Berita terkait