Guardiola siap hadapi tekanan di Muenchen

  • 25 Juni 2013
guardiola

Pep Guardiola meyakini bahwa dia dalam tekanan di Bayern Muenchen untuk mengulang kesuksesan pendahulunya Jupp Heynckes.

Pelatih asal Spanyol berusia 42 tahun tersebut memberikan keterangan persnya yang pertama sebagai pelatih baru klub Jerman yang baru meraih tiga gelar atau treble .

"Saya berharap bisa menjaga level tim sama seperti musim lalu,'' kata Guardiola, yang sebelumnya juga sukses meraih empat gelar bersama Barcelona.

"Ada banyak tekanan. Saya harus menerimanya dan mengatasinya.''

Sebelum menerima tawaran The Bavarian, Guardiola mengambil cuti panjang setahun penuh usai meninggalkan Barcelona di akhir musim 2011-12.

Dia kemudian mengejutkan banyak orang saat menyetujui kontrak tiga tahun bersama FC Hollywood dimulai musim panas nanti.

Saat datang, Guardiola harus mengisi bayangan Heynckes, 68, yang pada musim lalu berhasil membawa Bayern Muenchen menjadi tim Jerman pertama yang meraih treble dengan merebut gelar Bundesliga, Liga Champions dan Piala Jerman.

''Kami telah bekerja dalam waktu yang sangat lama untuk meyakinkan Pep untuk datang ke Bayern,'' kata ketua klub Karl-Heinz Rummenigge.

Ulang kesuksesan

Meski dalam tekanan tetapi dengan torehan prestasi di Barcelona, Pep Guardiola diyakini mempunyai kemampuan untuk mengulang prestasi pendahulunya di Allianz Arena.

Saat di asuh Pep, Barcelona berkembang menjadi klub yang dominan di Eropa, dengan dua gelar Liga Champions, tiga titel La Liga termasuk sejumlah prestasi individu seperti Lionel Messi, Xavi dan Andres Iniesta.

"Saya siap,'' kata Pep Guardiola dalam keterangan pers dengan menggunakan bahasa Jerman.

"Waktu saya di Barcelona luar biasa, tetapi saya butuh tantangan baru dan Bayern Muenchen memberikan saya kesempatan ini,'' ujarnya.

Pep juga berjanji untuk mempertahankan prestasi Bayern Muenchen.

Kehadiran Pep di ruang ganti Bayern Muenchen juga mendapat sambutan dari para pemain.

Arjen Robben mengaku gembira atas kedatangan Guardiola.

''Saya rasa semua orang merasa senang untuk memiliki nama besar seperti dirinya, tapi juga situasinya juga jadi sedikit aneh karena kami meraih semua gelar musim lalu, jadi penting bagi kami untuk menjalani musim nanti dengan sangat baik,'' kata Robben.

Berita terkait