Adidas bekukan sponsor untuk Tyson Gay

  • 15 Juli 2013
Tyson Gay
Image caption Gay rebut tiga medali emas di Kejuaraan Dunia pada 2007.

Pembuat pakaian olahraga Adidas membekukan kerja sama sponsor dengan Tyson Gay, setelah pelari cepat tersebut positif menggunakan doping.

Uji obat perangsang dilakukan di luar jadwal lomba dan hasilnya menunjukkan Gay memakai obat perangsang yang dilarang, kata badan antidoping Amerika Serikat.

"Kami sangat terpukul dengan hasil uji tersebut," kata juru bicara Adidas, hari Senin (15/07).

Adidas mengatakan memang ada asas praduga tak bersalah, namun sudah diputuskan bahwa kontrak sponsor dengan Gay dihentikan untuk sementara.

Gay yang berusia 30 tahun mencatatkan diri sebagai pelari tercepat tahun ini dan merebut emas di nomor 100, 200, dan 4x100 meter di kejuaraan dunia pada 2007.

Ia saat ini tengah menunggu hasil uji sampel B.

Terima hukuman

"Saya tak punya pembelaan ... saya percayakan semuanya ke orang lain dan dia membuat saya kecewa," kata Gay.

"Saya tahu apa yang terjadi, namun saya tak ingin membicarakannya saat ini," tambahnya.

"Saya berharap bisa kembali berlomba suatu saat nanti. Saya juga akan menjalani hukuman apa pun yang dijatuhkan kepada saya," tegas Gay.

Selain Gay, yang juga dinyatakan positif memakai obat perangsang adalah pelari cepat Jamaika, Asafa Powell.

Mengomentari kasus Gay dan Powell, Denise Lewis -peraih medali emas sapta lomba di Olimpiade 2000- mengatakan bahwa atlet perlu mendapatkan informasi yang lebih banyak tentang makanan tambahan yang mereka konsumsi.

"Saya sedih tapi juga lega karena atlet yang curang pasti akan diketahui," kata Lewis.

"Selain itu, setiap atlet perlu mendapatkan daftar lengkap suplemen yang boleh dikonsumi dan yang tak boleh dikonsumsi. Jadi, biar tidak ada keraguan," urai Lewis.

"Namun prinsipnya adalah bila ada keraguan, mestinya suplemen itu tidak dikonsumsi," tandasnya.

Berita terkait