FIFA diminta cari tuan rumah baru Piala Dunia 2022

  • 15 Agustus 2013
Piala Dunia Qatar 2022
Image caption Qatar diputuskan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 oleh FIFA.

Otorita sepak bola dunia, FIFA, diminta mencari tuan rumah baru untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022.

Usul ini disampaikan direktur Liga Primer Inggris, Richard Scudamore, setelah muncul wacana memindahkan jadwal Piala Dunia 2022 ke musim dingin.

"Pandangan kami adalah, kalau memang tak bisa menggelar Piala Dunia di musim panas, FIFA mestinya mencari lokasi baru," kata Scudamore, kepada kantor berita Inggris, Press Association Sport, hari Kamis (15/08).

"FIFA tak bisa tiba-tiba memindahkan jadwal penyelenggaraan ke musim dingin," tambah Scudamore.

FIFA pada Desember 2010 memutuskan bahwa Piala Dunia 2022 akan digelar di Qatar.

Belakangan FIFA melempar wacana mengubah jadwal penyelenggaraan dari musim panas ke musim dingin karena suhu udara di Qatar selama musim panas sangat tinggi.

Konsultasi

Temperatur yang sangat ekstrem -bisa mencapai 50 derajat Celcius- dianggap bisa membahayakan para pemain.

Usul pemindahan jadwal ke musim dingin, sekitar November dan Desember atau Januari dan Februari, disampaikan sendiri oleh Presiden FIFA Sepp Blatter.

Namun pemindahan jadwal dinilai sebagai sesuatu yang nyaris tidak mungkin oleh Scudamore.

"Sangat sangat sulit. Hampir tidak mungkin menggelar Piala Dunia pada Januari dan Februari," katanya.

Ia beralasan pemindahan jadwal akan mengacaukan kompetisi Liga Primer, turnamen Piala FA, dan Piala Liga.

"FIFA tak bisa langsung memutuskan bahwa jadwal Piala Dunia akan diubah. Mereka harus melakukan konsultasi karena perubahan jadwal akan berdampak sangat besar terhadap kompetisi domestik di berbagai negara," katanya.

Berita terkait