Low sayangkan penjualan Mesut Ozil

  • 4 September 2013
Mesut Ozil
Image caption Mesut Ozil sempat mengatakan tak punya niat meninggalkan Real Madrid.

Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low, mengaku tak bisa memahami keputusan Real Madrid melepas pemain tengah Mesut Ozil.

Ozil dilepas ke Arsenal pada hari Senin (02/09) dengan nilai transfer £42,4 juta setelah Real mendapatkan pemain Tottenham Hotspur, Gareth Bale.

"Bagi saya, saya tak paham mengapa Real menjual salah satu mesin gol mereka," kata Low.

"Banyak pemain Real, seperti Sami Khedira dan Cristiano Ronaldo yang sedih dengan kepergian Ozil," tambah Low.

Low mengatakan Ozil akhirnya meninggalkan Spanyol setelah mendapat jaminan penuh dari manajer Arsenal Arsene Wenger yang menjanjikan perkembangan karier yang lebih baik.

Menurut Low, gaya bermain Arsenal cocok dengan Ozil dan dukungan Wenger akan membuat kualitas permainannya berkembang.

"Ozil termasuk pemain yang sangat perasa. Ia perlu keyakinan, kepercayaan, dan dukungan, baik dari klub maupun dari manajer," ungkap Low.

Tak dibutuhkan Real

Beberapa hari sebelum memutuskan bergabung dengan Arsenal, Ozil mengatakan ingin menyelesaikan kontrak dengan Real.

Ozil, yang pernah bermain untuk Werder Bremen, juga mengatakan bahwa manajer Real, Carlo Ancelotti, masih perlu bantuan dirinya.

"Adalah sebuah kehormatan besar bisa bermain untuk Real," kata Ozil ketika itu.

Namun situasi berubah, seiring dengan kedatangan Bale, dan akhirnya Ozil memutuskan meninggalkan Real setelah berbicara dengan Wenger melalui telepon.

Low mengatakan Ozil merasa tak lagi dibutuhkan oleh Real dan pada waktu yang bersamaan datang jaminan dari Arsenal.

"Ozil punya pelatih kelas dunia (di Arsenal). Ia juga punya teman, yaitu Lukas Podolski dan Per Mertesacker di klub tersebut," kata Low.

"Arsenal dikenal sebagai tim kuat yang mempertontonkan sepak bola kualitas tinggi," tandasnya.

Berita terkait