Hodgson sesalkan kartu kuning Welbeck

  • 7 September 2013
danny_welbeck
Image caption Danny Welbeck gagal perkuat Inggris saat menghadapi Ukraina.

Roy Hodgson menyesalkan kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit kepada pemain depannya, Danny Welbeck, saat timnya menundukan Moldova 4-0, dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Akibat kartu kuning yang diberikan wasit dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (07/09) dini hari tadi, Welbeck harus absen pada pertandingan penting menghadapi Ukraina di Kiev pada Selasa (10/09).

Hodgson menggambarkan pemberian kartu kuning itu sebagai hal yang "lebih dari kejam" dan absennya Welbeck menambah jumlah pemain depan timnya yang harus absen.

"Kami telah kehilangan Wayne Rooney dan Daniel Sturridge. Hilangnya mereka membuat kualitas penampilan kami berkurang," kata Hodgson kepada ITV.

"Hal yang paling buruk adalah setelah kehilangan dua pemain depan dengan kualitas yang sangat bagus, saya sekarang kehilangan pemain ketiga karena kartu kuning"

Dalam menghadapi Moldova, Welbeck menunjukan penampilan gemilangnya dengan melesakkan dua gol sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Steven Gerrard dan Rickie Lambert.

Tidak tepat

Hodgson menilai kartu kuning yang diberikan kepada Welbeck tidak tepat.

"Pada kartu kuning pertama saat melawan Montenegro, ketika kami seharusnya mendapat penalti, dia malah justru dituduh melakukan diving."

"Lalu pada kartu kuning kedua saat dia melakukan tendangan setelah berlari, wasit menudingnya membuang waktu. Ini melebihi kejam."

"Saya menilai sulit mencari orang di luar sana dan kemudian mengatakan bahwa keputusan wasit merupakan keputusan tepat."

Hodgson sejauh ini belum berencana untuk mencari pemain menggantikan peran Welbeck di lini depan. Saat ini timnas Inggris masih mempunyai Lambert dan Jermaine Defoe yang merupakan pemain depan bertipe ortodoks.

"Saya kira soal pemanggilan akan ada jika kandidatnya sudah jelas," kata Hodgson.

Inggris saat ini berada sebagai pimpinan klasemen sementara di Grup H.

Nilai mereka sama dengan Montenegro namun unggul dalam selisih gol dan hanya terpaut satu poin dari peringkat tiga di grup itu, Ukraina.

"Jika kami dapat tujuh poin dari tiga pertandingan sisa maka kami akan sulit dijatuhkan dari posisi saat ini," kata Hodgson.

Mantan pelatih Liverpool ini juga menyiapkan kemungkinan jika berada di posisi kedua dan menghadapi babak play-off.

Berita terkait