Ratusan pendukung Turki serbu lapangan

Pendukung besiktas, galatasaray
Image caption Para pendukung turun lapangan setelah Felipe Melo diganjar kartu merah.

Pertandingan tim satu kota di Istanbul, Turki, antara Besiktas dan Galatasaray dihentikan setelah para pendukung menyerbu lapangan.

Ratusan pendukung turun ke lapangan setelah gelandang Galatasary Felipe Melo dikenai kartu merah dalam perpanjangan waktu pada pertandingan di Stadion Olimpiade, Minggu (22/09).

Galatasary unggul 2-1 saat kejadian berlangsung dan meneybabkan para pemain termasuk Didier Drogba berlari ke ruang ganti.

Pertandingan itu adalah laga satu kota pertama dalam musim pertandingan ini menyusul kerusuhan selama berbulan-bulan di kota Turki terbesar itu.

Media Turki melaporkan kerusuhan bermula setelah ketegangan antara pendukung Besiktas dan polisi antihuruhara di dalam stadion.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pendukung yang menyerbu lapangan.

Protes antipemerintah

Didier Drogba mencetak dua gol dan membuat Galatasaray unggul 2-1 di menit ketiga perpanjangan waktu saat pertandingan dihentikan.

Tim tuan rumah Beskitas memasukkan gol terlebih dulu lewat gol Hugo Almeida melalui umpan Serdar Kurtulus.

Namun Drogba menyamakan kedudukan di menit ke-59 dan memastikan gol kemenangan.

Pertandingan menjadi panas saat tekel Melo dengan menggunakan dua kaki menyebabkan ia terkena kartu merah.

Ia sempat dilempari botol oleh penonton saat keluar lapangan.

Pendukung Besiktas ikut dalam protes antipemerintah dan sering terlibat bentrokan dengan polisi selama kerusuhan di Istanbul Juni lalu.

Berita terkait