IOC terima pengembalian medali Armstrong

Lance Armstrong
Image caption Armstrong sempat menderita kanker dan kemudian merebut tujuh juara Tour de France.

Komite Olimpiade Internasional, IOC, akhirnya menerima kembali medali perunggu Lance Armstrong yang diraihnya dari Olimpiade Sydney 2000.

Permintaan pengembalian sudah disampaikan sejak 10 bulan lalu namun Armstrong baru mengirimnya pertengahan September.

IOC meminta pengembalian medali perunggu, yang direbut Armstrong dari nomor time-trial, setelah gelar juaranya sejak Agustus 1998 dicabut karena terbukti menggunakan doping.

"Armstrong mengirimnya ke Komite Olimpiade Amerika Serikat pada 12 September dan kami menerimanya beberapa hari kemudian," kata juru bicara IOC, Nadia Bonjour, kepada kantor berota AFP.

Ketua IOC yang baru, Thomas Bach, tak lama setelah terpilih bulan lalu menyampaikan keluhan kepada Armstrong karena belum mengembalikan medalinya.

Tidak ada penjelasan atas keterlambatan pengembalian dan IOC memutuskan tidak akan menyerahkannya medali perunggu Olimpiade Sydney itu ke pembalap lainnya.

Gelar dicabut

Image caption Walau sempat membantah tuduhan, Armstrong akhirnya tidak menentang dakwaan.

Bulan Oktober 2012, Badan Anti Doping Amerika Serikat, Usada, menyatakan Lance Armstrong bersama timnya, US Postal Service, melakukan doping paling canggih, profesional dan sukses dalam sejarah olahraga bersepeda'.

Keputusan itu mendorong Organisasi Balap Sepeda Internasional, UCI, mencabut tujuh gelar juara Tour de France yang pernah diraih Armstrong dan melarangnya berpartisipasi dalam balap sepeda seumur hidup.

Amstrong juga sudah menghapus rekor tujuh juara Tour de France dari profilnya di Twitter.

Setelah pulih dari kanker, pembalap Amerikat Serikat itu malah mencatat rekor dengan merebut tujuh kali juara balapan bergengsi dunia itu berturut-turut.

Dia selalu membantah tuduhan doping walau akhirnya memutuskan tidak menentang dakwaan yang diajukan Usada atasnya.

Beberapa perusahaan global -antara lain Nike- mundur dari sponsor Armstrong sedangkan perusahaan asuransi CA Promotions meminta dia mengembalikan uang bonus sebesar US$7,5 juta.

Berita terkait