Moyes desak wasit beri perlindungan ekstra bagi Januzaj

Adnan Januzaj
Image caption Adnan Januzaj dianggap salah satu pemain muda terbaik Manchester United.

David Moyes mendesak perlindungan yang lebih besar bagi Adnan Januzaj dan peminta pemain remaja Manchester United ini meniru Lionel Messi dalam menghadapi permainan kasar lawan.

Permintaan ini dikeluarkan Moyes setelah Januzaj diinjak pemain Fulham, Sascha Riether, di lanjutan Liga Primer hari Sabtu (02/11) di kandang Fulham, yang berakhir dengan kemenangan United 2-0.

Aksi Riether membuat pemain Jerman tersebut dijatuhi dakwaan oleh asosiasi sepak bola Inggris (FA) telah bertindak kasar terhadap Januzaj.

Riether diberi waktu hingga pukul 18.00 waktu Inggris untuk mengeluarkan tanggapan.

Baik Moyes maupun wasit Lee Probert tidak melihat secara langsung insiden ini, namun FA meminta panel yang terdiri tiga mantan wasit untuk melihat video insiden ini.

Setelah menyaksikan video tersebut, Moyes meyakini bahwa Riether sengaja mencelakai Januzaj.

Menjadi target lawan

Moyes khawatir insiden serupa akan terjadi lagi di laga-laga mendatang setelah dua pemain Southampton, Morgan Schneiderlin dan Jose Fonte, dan pemain Stoke City Stephen Ireland dan Wilson Palacios, semuanya mendapatkan kartu kuning dalam beberapa pekan terakhir karena menjatuhkan Januzaj.

Moyes mengatakan kasus-kasus ini menunjukkan perlindungan yang diberikan wasit kepada Januzaj tidak mencukupi.

"Saya tak menyaksikan sendiri secara langsung insiden ini di lapangan. Tapi tindakannya sangat kasar dan sepertinya disengaja," kata Moyes, yang menyampaikan pernyataan sebelum FA mengeluarkan dakwaan resmi terhadap Riether.

"Saya kira Adnan Januzaj perlu perlindungan ekstra. Kalau tidak, ia akan terus menjadi sasaran aksi keras dari lawan," kata Moyes.

Meski demikian mantan manajer Everton ini juga meminta Januzaj untuk lebih terbiasa dengan pemain-pemain lawan yang lebih mengandalkan kontak fisik untuk menjatuhkannya.

Dan Januzaj bisa belajar banyak dari Messi untuk kasus ini.

Moyes menjelaskan sebagai pemain terbaik dunia, Messi sering secara sengaja menjadi sasaran permainan kasar.

"Tapi Messi selalu bangkit dan tetap menunjukkan permainan terbaik. Saya tentu tidak membandingkan Januzaj dengan Messi, tapi Januzaj bisa banyak belajar darinya," kata Moyes.

Berita terkait