Menang tipis, Arsenal di puncak Grup F

  • 7 November 2013
Arsenal
Image caption Aaron Ramsey merayakan kemenangan setelah menciptakan satu-satunya gol.

Sundulan kepala Aaron Ramsey membuat Arsenal meninggalkan Borussia Dortmund di puncak grup F dalam putaran Liga Champions, Kamis (07/11) dini hari.

Anak-anak asuh Arsene Wenger ini sebelumnya selalu gagal menyarangkan tembakan karena rapatnya pertahanan Dortmund.

Pada menit ke-62, tendangan silang Mesut Ozil disambut Ramsey dengan tembakan melalui ujung kepalanya dan satu-satunya gol selama laga 94 menit pun tercipta.

Ramsey nyaris melesakkan gol keduanya namun tembakan berhasil dihalau kaki kiper Weidenfeller.

Kemenangan ini membuat Arsenal menjadi klub asal Inggris pertama yang menang dalam laga tandang di stadion Westfalen dan melengkapi koleksi 15 kali laga tandang tanpa kalah berturut-turut.

Rekor ini dimulai sejak Maret lalu saat mengalahkan Bayern Munich yang akhirnya jadi juara di Eropa.

Angka penuh dari laga ini juga menjadi balasan manis setelah kekalahan menyakitkan di stadion Emirates pekan lalu.

Sejumlah komentator di Inggris menulis meski hanya menang tipis, mengalahkan anak asuh Jurgen Klopp yang kini sedang banyak dipuji merupakan salah satu hasil terbaik Arsenal, dan peluang meraih trofi Champions menjadi bertambah.

'Bermain cerdas'

Wenger tentu saja girang bukan kepalang atas kemenangan ini.

Ia melukiskan anak-anak asuhnya "naif" saat kalah dari Dortmund bulan lalu di kandang sendiri, namun kali ini menurutnya para pemain mengeksekusi strategi yang dibuatnya dengan sempurna.

"Kami bermain kompak, penampilan yang fokus, terutama di sektor pertahanan," kata Wenger.

"Kuncinya ada pada urusan fokus dan bermain cerdas, dan menunggu saat yang tepat untuk membuka serangan menembus pertahanan Dortmund."

Selanjutnya tim asal London Utara itu akan kedatangan tamu Marseille pada 26 November dan bertandang ke markas Napoli pada 11 Desember. Keduanya sudah pernah dikalahkan the Gunners.

Sementara di Liga Primer, Arsenal akan menghadapi salah satu rival terberatnya pada musim ini yakni bertandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United.

Meski lebih kerap menuai kritik daripada pujian setelah ditangani oleh pelatih David Moyes musim ini, United tetap diperhitungkan karena posisinya sebagai juara bertahan Liga Primer musim lalu.

Berita terkait