Obor Olimpiade diluncurkan ke ruang angkasa

  • 7 November 2013
Tiga astronot
Image caption Tiga astronot yang mengangkut obor Olimpiade Sochi ke stasiun ruang angkasa.

Roket yang mengangkut obor Olimpade berhasil diluncurkan ke ruang angkasa menjelang Olimpiade musim dingin Sochi 2014 di Rusia.

Roket Soyuz mengangkut obor itu ke stasiun ruang angkasa internasional.

Hari Sabtu mendatang (09/11), dua kosmonot Rusia, akan membawa obor itu berjalan di luar angkasa. Namun obor itu tidak akan dinyalakan.

Peluncuran itu merupakan upaya Rusia untuk menunjukkan negara itu sebagai negara kuat modern, kata wartawan BBC Daniel Sandford di Baikonur, Kazakhstan.

Roket Soyuz meluncur pagi waktu setempat dari tempat peluncuran di Baikonur.

Kosmonot Rusia Mikhail Tyurin, astronot Amerika Rick Mastracchio, dan Koici Wakata dari Jepang membawa obor itu ke stasiun ruang angkasa, ISS dan diperkirakan akan tiba dalam enam jam.

Olimpiade pertama sejak era Soviet

Simbol Olimpiade itu akan diserahkan kepada Oleg Kotov dan Sergei Ryazansky yang telah berada di ISS. Mereka akan membawa obor berjalan di rang angkasa.

"Tujuan kami adalah untuk membuat peluncuran ini spektakuler," kata Kotov.

"Kami ingin memamerkan obor Olimpiade kami di ruang angkasa ... jutaan orang akan melihat langsung di TV dan mereka akan menyaksikan stasiun serta bagaimana kami bekerja," tambahnya.

Obor Olimpiade pernah diluncurkan ke ruang angkasa dua kali sebelumnya, tahun 1996 dan 2000, namun belum pernah dibawa keluar dari stasiun.

Obor Olimpiade Sochi akan dibawa kembali ke Bumi dan digunakan untuk menyalakan obor besar di Sochi Februari tahun depan.

Peluncuran dengan roket dengan logo Sochi 2014 memakan biaya sekitar US$50 miliar.

Semua ini merupakan bagian dari persiapan Olimpiade pertama Rusia sejak era Soviet.

Berita terkait