Penyerang Kroasia bantah teriakkan yel yel pro Nazi

  • 21 November 2013
Simunic
Simunic mengatakan "ia terbawa suasana"

Penyerang Kroasia Josip Simunic mengatakan ia "tidak melakukan kesalahan" setelah ia diduga memimpin para suporter meneriakkan yel-yel pro Nazi pasca kemenangan dari Islandia dalam kualifikasi Piala Dunia. Pesepakbola berusia 35 tahun itu tampak dalam rekaman video memimpin yel-yel penggemar dengan sebuah mikrofon.

Fifa menunggu laporan dari para official pertandingan dan mengumpulkan informasi dari pengamat anti rasisme sepakbola di Eropa.

Mereka kemudian akan memutuskan apakan akan memulai proses pemberian sanksi.

Cuplikan video menunjukkan Simunic meneriakkan "untuk negara" di mikrofon dan para suporter membalas "siap."

Yel-yel itu dilaporkan memiliki kaitan dengan Ustasha, rezim pro Nazi Kroasia yang berkuasa selama Perang Dunia II.

'Terbawa emosi'

Pemain Dinamo Zagreb itu merayakan kemenangan dengan tim dan suporter setelah Kroasia mendapat tiket Piala Dunia setelah menang 2-0 di Zagreb.

Simunic, yang lahir di Australia, mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Bahkan berpikir bahwa seseorang bisa meletakkan saya dalam konteks memicu kebencian atau kekerasan sangat mengerikan.

"Sebagai warga Kroasia yang lahir dan dewasa di luar negeri, saya mengasosiasikan kampung halaman dengan cinta, kehangatan dan perjuangan positif, semua yang kami tunjukkan untuk mendapat tempat di Piala Dunia.

"Dan itu adalah alasan kenapa saya terbawa emosi dan memulai yel-yel itu dengan para suporter."

Yel-yel dan ditambah dengan penghormatan Nazi, digunakan oleh pendukung Kroasia dalam beberapa pertandingan sebelumnya dan berujung pada sanksi dari Fifa dan Uefa.

Berita terkait