Rogers kritik insiden Mirallas-Suarez

Brendan Rogers
Image caption Brendan Rogers menilai serangan Mirallas berpotensi mematikan karier Luis Suarez.

Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, mengkritik wasit yang membiarkan pemain Everton, Kevin Mirallas, bebas padahal menurutnya ia mestinya dikenai kartu merah dalam derby Merseyside, Sabtu (23/11).

Akibat tekel Mirallas, Luis Suarez harus mendapat perawatan namun wasit Phil Dowd hanya melambaikan kartu kuningnya ke arah Mirallas.

"Mirallas mestinya diusir keluar dari lapangan," kata Rogers jengkel.

"Pasti menarik seandainya Luis menentang (kartu kuning) itu. Dia mengenai Luis tepat di belakang lututnya dan tekel semacam itu bisa mengakhiri karier (sepakbola) Anda. Luis perlu 10 sampai 15 menit agar bisa bangkit dan (sikap wasit) itu mengecewakan."

Sebaliknya pelatih Everton, Roberto Martinez, mengatakan Mirallas "tidak berniat jahat" terhadap Suarez.

Dua tim akhirnya berbagi angka 3-3 dan pertandingan berakhir dengan kekecewaan di dua kubu. Hasil imbang ini juga membuat Liverpool ketinggalan empat angka di posisi dua klasemen sementara Liga Primer, dari pemuncak saat ini, Arsenal.

'Keputusan tepat'

Daniel Sturridge berhasil mengejar ketinggalan dan menyamakan skor di menit 89 menjelang akhir untuk Liverpool menyusul angka yang sudah dicetak Philippe Coutinho serta Suarez.

Sementara di kubu Everton, gol dicetak Mirallas serta Romelu Lukaku yang berhasil melesakkan dua kali gol dengan bantuan operan dari Mirallas.

Rodgers menambahkan: "Kevin Mirallas adalah pemain yang menyerang dengan jujur dan kadang-kadang ada pemain yang menentang (keputusan wasit) hanya berdasar klaim yang lemah tetapi kali ini benar-benar parah.

"Saya kira tadi adalah laga yang brillian. Kami tidak suka melihat ada pemain yang diusir dari lapangan dan tadi berlangsung 11 (orang) lawan 11 dan juga diwarnai dengan saling serang yang ketat tapi kalau ada harus dikirim keluar lapangan maka mestinya itu yang dilakukan.

"Kadang Luis jatuh bergulung sedikit tapi dia cepat bangun lagi, jadi saya tahu (tadi) adalah serangan yang cukup parah maka dia terjatuh cukup lama."

Martinez, yang sehari sebelumnya baru saja menjadi ayah atas kelahiran putrinya Luella, membela Mirallas.

"Saya paham kenapa Liverpool berpikir begitu. Saya sudah lihat putaran ulangnya dan jelas Kevin mengejar bola dengan gaya tekel khas penyerang dan menutup mata saat insiden itu terjadi dan kaki kanannya tersandung Suarez.

"Saya kira ini bukan insiden (kelas) kartu merah karena bukan diniatkan jahat, ia mencoba merebut bola tapi terlambat.

"Saya rasa hukuman kartu kuning, dengan mempertimbangkan unsur emosi yang terbawa dalam derby ini, adalah keputusan yang pantas. Tapi saya bisa memahami jika, yang jadi korban adalah tim saya, maka saya akan berpikir mestinya yang keluar adalah kartu merah."

Berita terkait