Zahir Belounis boleh ke luar dari Qatar

  • 27 November 2013
Pekerja konstruksi
Image caption Dikritik kondisi pekerja pendatang yang membangun stadion Piala Dunia 2022.

Seorang pemain Prancis yang tak boleh meninggalkan Qatar, kini sudah mendapat izin untuk ke luar dari negara itu.

Zahir Belounis 'disandera' di Qatar menyusul sengketa hukum tentang gaji yang belum dibayarkan oleh klub tempatnya bermain.

Kasus ini juga mengangkat kembali sistem kafala, yang membuat pekerja asing tidak boleh pulang jika tidak mendapat izin dari sponsornya.

Setelah mendapat tekanan, pihak berwenang Qatar akhirnya memberi kebebasan bagi Belounis untuk pulang ke kampung halamannya, seperti dilaporkan wartawan BBC, Alex Capstick.

Belounis rencananya akan tiba di Paris, Kamis 28 November, dan asosiasi pesepakbola dunia, FIFPRO -yang membantu Belounis- mengharapkan sistem izin ke luar ditiadakan.

"Ini merupakan bagian dari proses yang berjalan, ini pertanda positif namun tidak menghapuskan masalahnya," tutur juru bicara FIFPRO, Andrew Orsatti.

Kasus yang dialami Belounis terangkat setelah kritik dari lembaga pegiat hak asasi manusia internasional tentang kondisi buruk para pekerja asing dalam pembangunan stadion untuk Piala Dunia Qatar 2022.

Dalam laporannya pekan lalu, Amnesty Internasional antara lain mengatakan pekerja pendatang sering tidak dibayar upahnya dan bekerja dalam kondisi yang berbahaya dengan akomodasi yang kumuh.

Pemerintah Qatar menegaskan akan berupaya memperbaiki kondisi dan sedang menyiapkan standar kesejahteraan pekerja yang harus dipatuhi perusahaan-perusahaan konstruksi.

Berita terkait