Vitali Klitschko beralih jadi pemimpin oposisi

  • 17 Desember 2013
Vitali Klitschko
Image caption Tinju terakhir Vitali Klitschko melawan Michael Charr September 2012.

Juara dunia tinju kelas berat Vitali Klitschko mengatakan ia tidak akan mempertahankan gelar WBC lagi karena akan memusatkan diri ke politik.

Dewan Tinju Dunia menyebutnya sebagai "juara emeritus" yang memungkinkannya secara langsung menantang juara baru bila ia ingin melanjutkan kariernya.

Namun petinju berusia 42 tahun -yang juga pemimpin oposisi Ukraina- mengatakan, "Sebutan itu sesuatu yang tidak saya bayangkan sebelumnya."

"Fokus saya adalah politik di Ukraina dan saya merasa rakyat di sana memerlukan saya," katanya.

Demonstrasi besar terjadi di ibukota Kiev menentang keputusan Presiden Viktor Yanukovych untuk menjauh dari Uni Eropa.

Klitschko, yang sangat pro-Uni Eropa, merencanakan untuk mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2015 dan ikut serta dalam protes besar itu.

Demonstrasi dipicu oleh keputusan pemerintah Ukraina untuk tidak menandatangani kesepakatan dengan Uni Eropa, menyusul tekanan dari Rusia.

Petinju keras berat ini telah menang dalam 45 pertandingan dari 47 laga profesional, 41 di antaranya dengan knockout.

Satu dari dua kekalahannya termasuk dari petinju Inggris Lennox Lewis tahun 2003.

Adik Vitali, Wladimir juga peraih gelar kelas berat lain.

Tinju terakhir Klitscko pada September 2012 dengan menjatuhkan petinju Jerman Manuel Charr di ronde ke-4.

Berita terkait