Dyke membela aksi 'potong leher'

  • 20 Desember 2013
Greg Dyke
Image caption Aksi 'potong leher' menurut Greg Dyke merupakan reaksi atas beratnya Grup D.

Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, menjelaskan aksi spontannya bergaya 'memotong leher' saat undian grup Piala Dunia awal bulan ini.

Greg Dyke terlihat mengangkat jari telunjuk menyilang di lehernya begitu mendengar Inggris masuk dalam Grup D bersama Uruguay, Italia, dan Kosta Rika.

"Saya kira itu bukan kemarahan," tutur mantan direktur jenderal BBC tersebut.

"Reaksi saya sama dengan semua pendukung, bahwa itu grup yang berat."

Dalam pidato peringatan 150 tahun pendiri FA, Ebeneezer Cobb Morley, Kamis (19/12) malam dia menjelaskan bahwa perjalanan ke Brasil saja sudah merupakan hal yang berat.

"Terbang 2.000 mil ke atas untuk bertanding sepak bola dan terbang 2.000 mil lagi untuk pulang di tengah-tengah berlangsungnya Piala Dunia itu berat."

"Ada tiga kuat di grup dan dua akan lolos, harapannya kita salah satunya," tambah Dyke.

Manajer timnas Inggris, Roy Hodgson, mengakui bahwa timnya berada dalam grup berat sewaktu mengikuti undian 6 Desember lalu.

"Bahkan Kosta Rika pun termasuk tim yang tangguh," tuturnya.

Berita terkait