Kaos 'Anti-Israel' dilarang dipakai

  • 21 Januari 2014
Palestino Image copyright AFP
Image caption Angka satu pada seragam Palestino menyerupai peta sebelum Israel terbentuk.

Federasi sepakbola Chili melarang pemakaian kaos bertulisan simbol dukungan pada Palestina yang dikenakan salah satu Tim Divisi top negara itu.

Klub Palestino, dibentuk oleh komunitas pendatang asal Palestina di negara itu, menggunakan seragam dengan tulisan angka satu yang menyerupai peta Palestina sebelum berdirinya Israel.

Menurut organisasi Yahudi, desain itu seolah menyatakan bahwa wilayah Israel adalah milik Palestina.

Menurut Federasi Sepakbola Chili, segala bentuk diskriminasi dan politik yang berasal dari agama, sosial, etnis, dan seksual tak punya tempat dalam sepakbola.

Mereka menjatuhkan sanksi larangan pemakaian seragam serta denda sebesar US$1.300.

'Tidak kurang'

Seragam baru klub asal Santiago itu mulai diperkenalkan Desember lalu.

Organisasi Yahudi setempat mengajukan komplain namun akhirnya protes resmi dilayangkan pemilik klub Nublense Di Divisi Satu, Patrick Kiblisky.

"Kita tidak bisa terima campur aduknya politik dan agama dalam sepakbola."

Seragam baru itu sudah dikenakan dalam tiga laga dan menurut Palestino desain ini adalah desain lama yang juga sudah dikenakan sebelumnya.

Di halaman Facebook-nya, klub menulis bahwa prinsip mereka tak berubah: "Bagi kami Palestina merdeka akan selalu menjadi Palestina bersejarah, tidak kurang."

Wartawan BBC Gideon Long di Santiago melaporkan Chili adalah salah satu negara dengan komunitas terbesar imigran Palestina di luar Timur Tengah.

Sementara Palestino didirikan tahun 1920 di selatan Chili menurut situs internet klub tersebut.

Berita terkait