Kasus seks Ribery dan Benzema dibatalkan

  • 30 Januari 2014
Franck Ribery dan Karim Benzema
Franck Ribery dan Karim Benzema dituduh menggunakan pekerja seks di bawah umur.

Dakwaan seks yang dilayangkan kepada dua bintang sepak bola Prancis, Franck Ribery dan Karim Benzema, dibatalkan oleh pengadilan Prancis.

Dalam sidang di Paris pada Kamis (39/01) hakim mengatakan tidak ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa pemain sayap Bayern Muenchen Franck Ribery dan pemain depan Real Madrid Karim Benzema mengetahui gadis panggilan bernama Zahia Dehar masih berusia di bawah umur pada saat itu.

Zahia Dehar sekarang berusia 21 tahun. Dehar mengaku diterbangkan oleh Ribery ke Muenchen sebagai hadiah ulang tahun bagi dirinya sendiri pada 2009 ketika Dehar masih di bawah usia 18 tahun.

Ia mengatakan berbohong kepada kedua bintang sepak bola Prancis dan mengaku bahwa ia sudah menjadi orang dewasa.

Wartawan BBC di Paris, Christian Fraser, melaporkan Karim Benzema telah menegaskan tidak membayar Dehar untuk berhubungan seks dan tidak tahu Dehar adalah seorang pekerja seks komersial atau masih di bawah umur.

"Saya sangat senang dengan putusan ini. Kami berjuang agar namanya dibersihkan tanpa noda apapun," kata pengacara Ribery, Carlo Alberto Brusa.

Ribery dan Benzema tidak hadir dalam sidang Kamis 30 Januari. Mereka sebelumnya terancam hukuman penjara selama tiga tahun bila terbukti bersalah.

Pengadilan juga membatalkan dakwaan yang dihadapi saudara ipar Ribery, tetapi pengadilan menjatuhkan hukuman percobaan mulai dari tiga bulan hingga satu tahun penjara kepada lima terdakwa dalam perkara mucikari.

Berita terkait