Ancaman polisi atas para korban Hillsborough

  • 4 Februari 2014
Peringatan insiden Hillsborough
Sebanyak 96 pendukung Liverpool tewas dalam insiden Hillsborough tahun 1989.

Para korban insiden Stadion Hillsborough mengatakan mereka dintimidasi dan diancam oleh polisi dari satuan yang menyelidikinya.

Program investigasi BBC Newsnight mendengar bahwa kesaksian korban yang isinya mengkritik polisi yang berada di tempat kejadian tidak dicatat dengan baik.

Untuk pertama kalinya para korban tersebut secara terbuka mempertanyakan penanganan Kepolisian Wilayah West Midland dalam mencatat pernyataan mereka.

Kepolisian menolak memberi komentar karena penyelidikan yang masih berlangsung atas insiden tahun 1989 yang menewaskan 96 orang.

Korban yang tewas adalah pendukung Liverpool yang terinjak-injak akibat tribun yang terlalu penuh di Stadion Hillsborough dalam pertandingan semifinal Piala FA melawan Nottingham Forest.

Dewan Independen Hillsborough sekitar satu setengah tahun lalu menyebutkan 164 keterangan dari kepolisian lokal, South Yorkshire, diubah dan tampaknya untuk mengalihkan kesalahan dari polisi ke para penonton.

Nick Braley -yang masih mahasiswa saat kejadian- mengatakan ketika dia mengatakan kepada polisi West Midland bahwa kegagalan polisi South Yorkshire yang menyebabkan bencana, dia malah disebut akan menghadapi dakwaan.

Stadion Hillsborough setelah insiden pertandingan Liverpool melawan Nottingham Forest.

"Saya berusia 19 tahun dan tiga pekan setelah Hillsborough masih trauma dan dia mengancam akan menyusun dakwaan membuang-buang waktu polisi karena dia tidak suka kesaksian saya," tutur Braley.

Newsnight menemukan bahwa pengalaman Braley serupa dengan yang disampaikan sejumlah korban Hillsborough lainnya.

Berita terkait