Laga Fulham-Liverpool terancam aksi mogok

fulham Hak atas foto Getty
Image caption Fulham akan umumkan keputusan laga menjamu Liverpool Selasa (11/02)

Laga kandang Liga Primer Fulham melawan Liverpool pada Rabu (12/02) mungkin akan ditunda jika aksi mogok pegawai kereta bawah tanah tetap berlangsung.

Pekerja kereta bawah tanah Inggris, atau Tube, berencana melakukan mogok selama 48 jam yang bisa mengakibatkan terulangnya kekacauan transportasi seperti pekan lalu.

Fulham khawatir staf keamanan mereka tidak akan bisa hadir tepat waktu dan sepenuhnya untuk memastikan Stadion Craven Cottage beroperasi penuh.

Klub itu akan mengumumkan pada 15:00 GMT (22:00 WIB) hari Selasa apakah pertandingan akan tetap digelar.

Fulham sudah berbicara dengan otoritas setempat dan Polisi Metropolitan, mengatakan mereka "sedang mengupayakan agar pertandingan tetap bisa berjalan."

Hak atas foto Getty
Image caption Stasiun kereta bawah tanah ditutup saat aksi mogok (06/02)

Tapi sebuah pernyataan Fulham menambahkan, "Klub khawatir akan dampak potensial aksi mogok pada kemampuan staf keamanan hadir di stadion tepat waktu dan dalam jumlah yang dibutuhkan untuk memastikan Fulham bisa membuka stadion dan mengoperasikannya dengan penuh, sejak gerbang dibuka untuk publik hingga semua suporter pulang.

"Jika aksi mogok tetap tidak pasti hingga 15:00 GMT pada hari Selasa dan klub tidak bisa memastikan seluruh staf akan tepat waktu, maka klub tidak akan bisa mematuhi sertifikat keamanan dan pertandingan akan ditunda untuk dijadwalkan kembali."

Dialog untuk menghindari aksi mogok yang dilakukan sebagai protes atas rencana PHK akibat penutupan kantor-kantor penjualan tiket, dimulai pada hari Senin.

Sementara itu Arsenal yang akan bertanding melawan Manchester United pada hari Rabu di Stadion Emirates tetap menggelar laga sesuai rencana.