Pemain pertama NBA yang mengaku gay

Jason Collins Hak atas foto Getty
Image caption Sebelum dikontrak Nets, Collins sudah pernah bermain untuk Boston Celtics.

Jason Collins menjadi pemain basket profesional gay pertama di NBA, Amerika Serikat.

Dia menandatangani kontrak bermain selama 10 hari dengan Brooklyn Nets pada hari Minggu.

Dia akan bergabung dengan Nets pada pertandingan mereka hari Minggu (02/03) malam melawan Lakers di Los Angeles.

Pemain tengah - posisi yang biasanya diberikan pada bintang utama - berusia 35 tahun ini mengungkapkan pada akhir musim lalu, bahwa ia adalah seorang gay, namun pada saat itu ia tidak menandatangani kontrak dengan tim.

Presiden Obama, salah satu penggemar basket paling kondang di dunia, mengundang Collins untuk hadir dalam acara makan malam kenegaraan bersama Presiden Prancis Francois Hollande, awal bulan ini.

Nets membutuhkan orang besar seperti Collins, yang telah sukses membantu klub mencapai dua partai final NBA, di awal 2000-an.

"Keputusan untuk menyewa Jason adalah keputusan basket,'' kata manajer Nets, Billy King dalam sebuah pernyataan. "Kami harus meningkatkan kedalaman, dan dengan pengalaman dan ukuran tubuhnya, kami merasa dia adalah pilihan yang tepat untuk kontrak 10 hari.''

Hak atas foto Getty
Image caption Presiden Obama yang gemar basket mengundang Collins dalam jamuan resmi negara.

Berita ini muncul ketika Michael Sam, olahragawan Amerika Serikat lainnya yang baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia adalah gay, dia bersiap berlaga di arena NFL Scouting Combine, ajang pencarian bakat pemain futbol dari kampus untuk liga akbar NFL.

Sementara pada Mei lalu, pesepakbola Los Angeles Galaxy, Robbie Rogers menjadi atlet laki-laki gay pertama yang bermain di liga profesional sepakbola Amerika Serikatollins.

Berita terkait