Pemilik Cardiff: Saya bukan penjahat

  • 28 Februari 2014
Vincent Tan Hak atas foto Getty
Image caption Vincent Tan sering terlihat memakai kaca mata gelap dan sarung tangan.

Pemilik klub Cardiff City asal Malaysia, Vincent Tan, menegaskan bahwa ia tidak layak disebut sebagai musuh besar para penggemar klub.

Tan juga menegaskan bahwa dirinya 'bukan orang yang jahat'.

"Sebaik apa pun Anda, pasti akan ada beberapa orang yang tidak mendukung Anda," kata Tan dalam wawancara khusus dengan BBC Sport.

Tan diserang mulai dari caranya menjalankan klub hingga kebiasaannya memakai kacamata gelap dan sarung tangan saat menonton pertandingan Cardiff, yang membuat beberapa pendukung Cardiff menyebut Tan tidak ubahnya tokoh antagonis di film-film James Bond.

Dalam wawancara dengan BBC, Tan menjawab serangan tersebut.

"Saya memakai kacamata karena silau. Saya memakai sarung tangan karena cuaca sangat dingin (bila dibandingkan dengan cuaca di Malaysia). Jujur saja komentar soal kacamata dan sarung tangan ini sudah sangat berlebihan," kata Tan.

"Media di Inggris juga tidak adil ... mungkin karena kami juga tidak memberi penjelasan. Pada saatnya nanti saya akan jelaskan semuanya. Media di Inggris kadang sedikit rasis," kata Tan.

Tan membeli Cardiff pada 2010 dan di bawah kepemimpinannya Cardiff berhasil masuk ke Liga Primer.

Namun ia juga dikecam karena mengubah warna klub -dari biru ke merah- dan memecat manajer yang populer di kalangan suporter.

Berita terkait