Menang besar, Mourinho enggan pojokkan Wenger

chelsea, mourinho Hak atas foto AFP
Image caption Mourinho pernah menjuluki Wenger sebagai "spesialis kegagalan."

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mengklaim bahwa kemenangan besarnya atas Arsenal 6-0, Sabtu (22/03) tidak memiliki dampak signifikan.

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengalami mimpi buruk justru di pertandingan bersejarahnya yang ke 1000 yang bertempat di Stamford Bridge.

Pendukung Chelsea kian menyudutkan Wenger dengan mengulang pernyataan Mourinho bulan lalu bahwa Wenger adalah "spesialis kegagalan".

Ini merujuk pada kenyataan bahwa sembilan tahun belakangan Arsenal tidak pernah memenangkan piala.

Tapi, Mourinho nyatanya tak ingin 'menaburkan lebih banyak garam pada luka'. Ketika ditanya apakah ia memiliki kepuasan lebih karena menang besar di hari besar Wenger, dia menjawab: "Tidak."

"Saya ingin tiga poin dan kinerja yang baik jika mungkin. Kami punya itu. Dan kemudian, kami mendapat beberapa angka lebih, yang terutama ditujukan untuk pendukung kami," katanya seperti dilansir AFP.

"[enam gol] adalah angka spesial dan kami bekerja untuk para penggemar. Jadi jika kita dapat memberi mereka, maka akan menjadi lebih indah. Tapi tidak lebih dari itu."

Arsenal terpaksa bermain dengan 10 orang pada menit ke 15 ketika Kieran Gibbs diusir oleh wasit.

Mourinho mengakui bahwa ini menjadi keuntungan bagi timnya, tapi ia merasa bahwa Chelsea, yang unggul 2-0 pada saat itu, sudah memegang kendali permainan.

Berita terkait