Jelang piala dunia, krisis terpa sepak bola Uruguay

  • 2 April 2014
Image copyright AFP
Image caption Pendukung fanatik klub Penarol sering melakukan aksi kekerasan.

Dua bulan menjelang Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil, sepak bola Uruguay diguncang krisis setelah dewan pengurus federasi sepak bola negara itu mengundurkan diri dari jabatannya.

Krisis ini bermula ketika Presiden Uruguay Jose Mujica tiba-tiba memutuskan untuk menarik kehadiran pasukan kepolisian yang selama ini melakukan penjagaan laga di stadion markas klub Penarol dan Nacional, dua klub sepak bola terpopuler di negara tersebut.

Keputusan ini diambil Jose Mujica setelah sekitar 40 orang petugas kepolisian mengalami luka-luka akibat serangan pendukung fanatik klub Nacional usai laga pertandingan dua klub tersebut, Kamis (27/03) lalu.

Pendukung klub Nacional dan Penarol selama ini terkenal fanatik dan acap melakukan aksi anarkis.

Federasi Sepak Bola Uruguay, AUF sebelumnya telah memutuskan agar pertandingan liga tetap dilanjutkan pada Sabtu (29/03), tapi para pemain menolak bermain tanpa pengawalan kepolisian di stadion, karena alasan keamanaan.

Konflik yang menimpa AUF dan dugaan campur tangan pemerintah Uruguay ini dikhawatirkan akan berdampak pada keikusertaan Uruguay dalam laga Piala Dunia 2014 di Brasil, yang akan digelar Juni nanti.

Conmebol tidak yakin

Di Piala Dunia nanti, Uruguay bergabung dalam Grup D bersama Inggris, Kosta Rika dan Italia.

Seperti diketahui, aturan FIFA dirancang untuk melindungi sepak bola dari intervensi politik.

Image copyright AFP
Image caption Presiden Uruguay Jose Mujica dianggap mencampuri internasl sepak bola negara itu.
Image copyright AFP
Image caption Timnas Uruguay lolos ke Piala Dunia 2014 setelah menyisihkan Jordania.

Apabila pemerintah terbukti mencampuri internal sepak bola dalam negeri, FIFA dapat memberikan sanksi kepada negara yang bersangkutan dengan melarangnya berpartisipasi dalam ajang sepak bola internasional.

Sejauh ini FIFA belum mengomentari krisis yang menerpa sepak bola Uruguay.

Namun demikian, Eugenio Figueredo, Presiden Badan Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) mengatakan bahwa dia tidak mengetahui adanya investigasi FIFA terhadap persoalan di Uruguay.

Dia sendiri tidak yakin bahwa Uruguay terancam tidak bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia di Brasil.

Berita terkait