Di balik aksi sprint Mourinho

  • 9 April 2014
Jose Mourinho
Manajer Chelsea Jose Mourinho bergabung bersama para pemainnya di sudut lapangan.

Aksi sprint manajer Chelsea Jose Mourinho sesaat setelah Demba Ba mencetak gol ke gawang Paris Saint Germain (PSG), dini hari tadi, bukan selebrasi.

Beberapa detik seusai Demba Ba menjebol gawang PSG sekaligus memastikan Chelsea melaju ke babak semifinal Liga Champions, Mourinho bangkit dari bangku cadangan.

Pria asal Portugal itu lalu berlari ke arah sudut lapangan seraya melayangkan tinju ke udara.

Adegan itu mengingatkan khalayak terhadap aksi serupa Mourinho pada 2004 lalu.

Kala itu, dia berlari ke tengah lapangan dan meluncur di tanah menggunakan kedua lututnya setelah mengantarkan FC Porto menundukkan Manchester United di Stadion Old Trafford.

Namun, menurut Mourinho, tingkahnya kali ini berbeda.

"Saya tidak menuju sudut lapangan untuk merayakan (gol), namun Anda bisa melihat saya bisa berlari. Saya ke sana untuk memberitahu mereka (para pemain) mengenai perubahan yang harus kami buat. Saat itu, tersisa tiga menit dan ada waktu tambahan. Tapi, cara kami bermain terlalu berisiko," ujar Mourinho.

Dia menambahkan, "Saya ingin Demba Ba bermain di depan pemain bertahan (PSG) dan (sesama penyerang Chelsea) Fernando Torres untuk menjaga (bek PSG) Maxwell. Saya mencoba menggunakan mereka untuk tugas yang berbeda."

Pola yang diterapkan Mourinho terbukti berhasil. Chelsea sanggup mempertahankan keunggulan 2-0 sehingga The Blues lolos ke babak empat besar Liga Champions lantaran sebelumnya telah mencetak satu gol di Stadion Parc des Princes ketika kalah 1-3 dari PSG.

Berita terkait