Vilanova, mantan pelatih Barcelona wafat

tito Hak atas foto Getty
Image caption Tito Vilanova meninggal dunia akibat kanker yang menyerang tenggorokannya.

Tito Vilanova, mantan pelatih klub Barcelona telah meninggal dunia pada usia 45 tahun setelah berjuang melawan kanker yang menggerogoti tenggorokannya.

Tiga tahun silam, tim dokter telah berhasil mengangkat tumor dari tenggorokannya, tetapi kambuh kembali pada Desember 2012 lalu.

Dia mengundurkan diri sebagai manajer Barca pada Juli 2013 lalu untuk melanjutkan pengobatan, dan sosok Gerardo Martino mengambil alih posisinya.

"Barcelona tengah berkabung. Tito Vilanova telah meninggal pada usia 45 tahun. Semoga dia beristirahat dalam damai," demikian pernyataan resmi klub asal Spanyol itu.

Ucapan bela sungkawa dilontarkan bekas anak buahnya dan rekan sesama pelatih. "Kepergian Tito Vilanova merupakan awan kelabu bagi dunia sepak bola, Barcelona dan yang paling penting bagi keluarga dan teman-temannya, "kata pelatih Chelsea, Jose Mourinho di akun Twitter Chelsea.

Lionel Messi, bintang Barcelona, menulis di halaman Facebook miliknya : "Seseorang yang sulit saya lupakan. Saya akan selalu ingat Anda. Semua cintaku kepada keluarga Tito..."

Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas mengatakan "sangat sedikit " orang seperti sosok Vilanova. Dia mengaku mengenal almarhum -yang saat itu berusia 26 tahun- ketika dia pertama kali bergabung dengan akademi sepak bola Barcelona.

Tribun bela sungkawa

Manajemen klub menambahkan bahwa pihaknya telah membuka tribun khusus "belasungkawa" di Stadion Nou Camp, Jumat (25/04) untuk menghormati mendiang.

Hak atas foto AFP
Image caption Vilanova menggantikan posisi Pep Guardiola sebagai manajer Barcelona, setelah Pep pindah ke Bayern Munich.

Vilanova, mantan pemain usia muda klub Barca, pernah menjadi asisten Pep Guardiola, sebelum dia menggantikannya setelah Pep yang memilih cuti pada Juni 2012 dan kemudian dipercaya sebagai pelatih Bayern Munich.

Vilanova menjalani operasi di New York pada Desember 2012 dan menghabiskan sepuluh minggu untuk mengikuti kemoterapi dan radioterapi.

Namun dia kembali lagi ke Spanyol pada Maret 2013 untuk melihat timnya merebut gelar Liga Spanyol.

Berita terkait