Mantan petenis Inggris Baltacha wafat

Elena Baltacha Hak atas foto Reuters
Image caption Elena Baltacha didiagnosa menderita radang saluran empedu yang merusak hati pada usia19 tahun.

Mantan petenis putri nomor satu Inggris Elena Baltacha meninggal dunia akibat kanker hati pada usia 30 tahun.

Lahir di Ukraina dan dibesarkan di Skotlandia, Baltacha mengungkapkan dia menderita kanker pada Maret lalu.

Baltacha, pernah menjadi petenis nomor satu Inggris selama hampir tiga tahun, dan mengantung raket pada 2013.

Baltacha mengetahui dia mengindap kanker pada pertengahan Januari 2014, dua bulan setelah pensiun dari tenis profesional dan beberapa minggu setelah menikah.

"Dia merupakan seseorang yang luar biasa dan dia menyentuh orang dengan semangatnya, kehangatannya dan kebaikannya," kata suami yang juga pelatihnya Nino Severino.

Petenis dunia

Baltacha didiagnosa menderita peradangan saluran empedu, penyakit hati yang kronis yang merusak kekebalan tubuh, pada usia 19 tahun.

Meski menderita sakit parah dan dirundung masalah cedera, Baltacha berhasil lolos ke putaran ketiga kejuaraan Australia Terbuka pada 2005 dan 2010, serta meraih urutan nomor 49 dunia.

Selama karirnya, dia meraih 11 gelar juara tunggal, dan mencapai putaran ketiga Wimbledon 2002 dan menjadi bagian dari tim Piala Fed Inggris Raya selama 11 tahun.

Kepala Asosiasi Tenis Lapangan Rumput untuk petenis perempuan, Iain Bates mengatakan :" Hari ini kami kehilangan sebuah cahaya berkilau dunia tenis Inggris - sebuah contoh, pesaing yang hebat dan teman yang luar biasa.

"Kami memiliki banyak kenangan khusus untuk disimpan, tetapi meninggalkan lubang di hati setiap orang yang ada di dunia tenis Inggris dan petenis perempuan, dan kesedihan kami tak dapat diungkapkan dengan kata-kata".

Sejumlah petenis dunia akan hadir dalam acara penggalangan dana untuk melawan kanker yang akan digelar pada 15 Juni mendatang, antara lain Andy Murray, Ross Hutchins, Martina Navratilova, Tim Henman, Greg Rusedski, Jamie Murray, Jonny Marray, Anne Keothavong dan Heather Watson.

Berita terkait